width=

Kediri(adakitanews.com) — Sepasang laki-laki dan perempuan yakni, Carlina (26) warga Desa Maron Kecamatan Banyakan dan Husain (27) warga Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan harus mendekam dibalik jeruji besi Polsek Kediri Kota.

Keduanya ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Kediri Kota karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Mereka ditangkap saat berada di sebuah rumau kos di Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Dari tangan kedua tersangka petugas mengamankan barang bukti puluhan gram narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini keduanya masih menjalani peneriksaan di Polsek Kediri Kota.

Kasubbag Humas Polresta Kediri Kompol Kamsudi mengatakan, sebelumnya personel Unit Reskrim Polsek Kediri Kota mendapat informasi kedua pelaku merupakan pengedar sabu-sabu. Personel melakukan serangkaian penyidikan untuk memastikan informasi tersebut.

Kedua pelaku yang merupakan warga Kecamatan Banyakan ini diketahui tinggal di sebuah rumah kos di Kota Kediri.

Persoenel melakukan pemantauan dan berhasil mengamankan keduanya dan menyita beberapa barang bukti.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka diantaranya satu buah plastik klip besar berisi sekitar 25,30 gram sabu-sabu; satu buah plastik klip kecil berisi 0,79 gram sabu; satu buah plastik klip kecil berisi 0,45 gram sabu; satu buah botol berisi air atau bong sebagai alat isap sabu.

“Total sabu yang diamankan sebanyak tiga klip dengan berat 26,54 gram,” ujar Kompol Kamsudi, Rabu (27/1/2021).

Selain itu, personel juga mengamankan 1 buah korek api, 1 buah timbangan, 1 buah Hp merk infinix, 1 pak plastik klip dan 1 buah hp merk Realme. Personel juga menyita uang tunai Rp.52.000 sebagai barang bukti.

“Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun,” pungkasnya. (Oky).