ADAKITANEWS, Blitar – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Blitar menyita 583.300 batang rokok bodong dari berbagai Merk, yang didapat dari seorang wanita, yang menjadi kurir rokok ilegal berinisial IS, 46, warga Desa Mingisari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Kasubsi Kepatuhan Internal dan Kepatuhan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Blitar, Adi Tjahyono mengatakan, pengungkapan gudang rokok ilegal tanpa pita cukai ini bermula dari informasi dari masyarakat jika di Desa Minggirsari sering dijumpai adanya penjual rokok ilegal.

Mendengar informasi ini, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Blitar lantas melakukan penyelidikan ke lokasi tersebut dan mendapati IS telah menyimpan rokok ilegal tanpa pita cukai di dalam jok motornya. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan informasi bahwa rokok dalam jumlah lebih besar masih ada di gudang rumah IS. Dan ketika didatangi, dalam rumah IS ditemukan sebanyak 583.300 batang rokok tanpa pita cukai dengan berbagai merek.

“Berdasarkan pengakuan IS, ia hanya sebagai distributor untuk sejumlah toko kelontong yang ada di sekitar Desa Minggirsari,” ungkap Adi Tjahyono di kantornya, Selasa (14/03).

Dari hasil pemeriksaan barang bukti, terdapat 10 merek rokok yang berhasil disita dari gudang milik IS yakni, Sendang Biru, Pas, Pasti Pas, Pas X, Tujuh Daun, Songo 9, Geo Filter, G.A Filter, Joy Mild, dan GCO. “583.300 batang rokok ini terdiri dari 581.620 batang Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan 1.680 batang Sigarete Kretek Tangan (SKT)” tutur Adi.

Sementara kerugian negara yang ditimbulkan akibat temuan ini ditaksir sekitar Rp 279 juta. “Ya diperkirakan kerugian negara mencapai ratusan juta, akibat rokok ilegal tanpa pita cukai ini,” ungkap Adi.

Untuk IS saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui produsen rokok ilegal tersebut. Sementara meski sebagai distributor, IS dapat diancam dengan pidana undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun. (blt1)

Keterangan Gambar : Petugas Bea dan Cukai menunjukkan tumpukan Rokok ilegal dari IS.