ADAKITANEWS, Kota Blitar – Beberapa daerah hingga saat ini masih ada yang kekurangan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Akibatnya, sejumlah daerah termasuk Kota Blitar juga terpaksa masih menggunakan Surat Keterangan (Suket).

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar, Didik Hariadi mengatakan, hingga kini sedikitnya lebih dari 6 ribu warga di Kota Blitar belum mendapatkan e-KTP.

“Kendala yang kita hadapi dalam melayani masyarakat untuk mencetak e-KTP adalah minimnya ketersediaan blangko dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Didik, Sabtu (18/11).

Didik menuturkan, meski pihaknya sudah mengambil blangko e-KTP dari pemerintah pusat, namun jumlah itu sangat terbatas hanya sekitar 4 ribu keping saja. Akibatnya, lebih dari 2 ribu warga Kota Blitar masih akan tetap menggunakan Suket hingga Pemkot Blitar mendapatkan blangko e-KTP berikutnya.

“Untuk penyelesaian percetakan 4 ribu blangko e-KTP bagi masyarakat di Kota Blitar akan selesai akhir tahun ini,” jelasnya.

Didik menambahkan, pelayanan pemerintah dalam mempercepat proses perekaman data masyarakat kini dilakukan dengan sistem jembut bola atau dengan mendatangi masyarakat. Hal ini dinilai mempermudah warga dalam merekam data kependudukan. “Kita terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat ini semakin mudah,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Didik Hariadi, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Blitar.(foto : fathan)