ADAKITANEWS, Blitar – Sebanyak 60 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar akhirnya mendapat hadiah berupa sebuah mobil Daihatsu Grand Max tahun 2017 tipe MB 13DFH 2017, setelah berhasil memenangkan lomba desa. Mobil hadiah ini dibelanjakan dari dana APBD tahun 2017 senilai Rp 8,184 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar, Mujianto mengatakan, proses pengadaan 60 mobil operasional itu melalui e- processing dan tidak melewati tender lelang. Menurutnya, semua sudah clear and clean, dan dijamin transparan serta akuntabel.

“Untuk pengadaan mobil kami memang menghindari proses pengadaan lewat dealer karena berpotensi menimbulkan kegaduhan,” jelas Mujianto, Sabtu (14/10).

Mobil operasional plat merah ini, lanjut Mujianto, menjadi hadiah karena 60 desa dan kelurahan tersebut harus bersaing ketat dengan 248 desa lain dalam lomba desa.

“Tahapan awal kami mulai sejak Januari-Februari Maret 2017. Ada proses evaluasi desa sesuai quisioner dari Kemendes terkait perkembangan desa,” papar Mujianto.

Mujianto menjelaskan, dari tahapan ini DPMD mengklasifikasi desa menjadi tiga. Yakni desa kurang berkembang, berkembang, dan cepat berkembang. Desa dengan klasifikasi cepat berkembang, direkomendasikan mewakili lomba desa ke tingkat kabupaten.

“Kabupaten lalu menentukan 22 desa dari 22 kecamatan untuk mewakili di lomba tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujar Mujianto.

Menurut Mujianto, desa yang menjadi juara dan tidak mewakili di tingkat provunsi, bisa ikut lomba di tingkat eks kawedanan. Meliputi eks Kawedanan Blitar, Srengat, Lodoyo Timur, Lodoyo Barat dan Wlingi. Masing-masing eks kawedanan ini mendapat jatah 8 unit mobil, kecuali eks Kawedanan Lodoyo Barat yang hanya mendapat jatah 6 unit mobil.

“Untuk eks Kawedanan Lodoyo Barat hanya 6 unit karena luasan wilayahnya lebih sempit dibanding wilayah lain,” tutur Mujianto.

Mujianto menambahkan, selain hadiah berupa mobil baru, Pemkab juga memberikan bantuan keuangan yang nilainya ratusan juta. Seperti Juara 1 diraih Desa Slorok Kecamatan Doko mendapat hadiah uang senilai Rp 200 juta. Juara 2, Desa Pasirharjo Kecamaan Talun dengan hadiah senilai Rp 150 juta. Juara 3, Desa Krisik Kecamatan Gandusari yang memperoleh uang Rp 75 juta. Sementara harapan 1 dan 2, masing-masing mendapat hadiah uang Rp 50 dan 25 juta.

“Bantuan keuangan itu kami transfer langsung ke rekening desanya. Penggunaannya, diatur sesuai petunjuk teknis diantaranya untuk pemberdayaan masyarakat desa ,” tambahnya.

Terpisah, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengharapkan, adanya mobil operasional ini bisa meningkatkan kinerja pegawai di tingkat desa atau kelurahan untuk kemajuan desanya.

“Kalau sudah ada mobil semoga mereka semakin bersemangat, bergairah untuk memaksimalkan kinerja demi kemajuan desanya,” kata Rijanto.(fat/wir)

Keterangan gambar: Mujianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/141017-fat-blitar-mobil-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/141017-fat-blitar-mobil-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,hadiah,mobil desa,pemkab blitar
ADAKITANEWS, Blitar - Sebanyak 60 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar akhirnya mendapat hadiah berupa sebuah mobil Daihatsu Grand Max tahun 2017 tipe MB 13DFH 2017, setelah berhasil memenangkan lomba desa. Mobil hadiah ini dibelanjakan dari dana APBD tahun 2017 senilai Rp 8,184 miliar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa...