width=

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Berdasarkan data di Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar, dari 300 rumah kos yang telah terdaftar, 85 persen diantaranya belum memiliki izin.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar, Suharyono mengatakan, sejak awal tahun 2017, pihaknya hanya menerima pengajuan 3 rumah kos yang mengajukan izin. “Sampai sekarang, baru 50 rumah kos yang sudah punya izin,” katanya di Gedung Kusuma Wicitro, Jalan S Supriyadi Kota Blitar, Senin (13/03).

Berbagai kendala yang menghambat proses perizinan rumah kos, lanjut dia, lantaran beberapa lokasi yang terletak pada area hijau. “Proses perizinan itu tidak asal, dan kita lihat lihat dulu. Misalkan tempatnya di lahan hijau sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), itu bisa kita terbitkan kalau sudah ada perubahan RTRW. Jadi ya menunggu sampai ada perubahan aturan,” jelasnya.

Diketahui, 300 rumah kos yang ada di Kota Blitar terdiri berbagai jenis. Mulai dari 4 kamar hingga lebih dari 10 kamar. Haryono menuturkan, dari hasil pendataan selama setahun terakhir, jumlah rumah kos yang berizin memang mengalami peningkatan. “Sebelumnya (2016) ada 30 rumah kos, sementara setelah kita data, sampai sekarang ada 50 rumah kos. Artinya sudah ada kesadaran dari pemilik,” tukasnya.(blt1)

Keterangan gambar : Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar, Suharyono.(foto:glorian)