ADAKITANEWS, Blitar – Implementasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar untuk menuju Kabupaten Blitar lebih sejahtera dan berdaya saing, bisa berupa program aksi perluasan kesempatan kerja serta pembinaan untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dengan kegiatan job fair.

Kegiatan yang dilakukan di gedung serbaguna Pemkab Blitar ini dilakukan selama 2 hari dan resmi dibuka pada hari ini, Kamis (14/09) mulai pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB. Job Fair ini diikuti 40 perusahaan baik lokal maupun luar daerah yang bergerak di sektor usaha pertanian, pertambangan, perindustrian, perdagangan, bangunan, perhubungan, keuangan serta sektor jasa lainnya dengan jumlah lowongan pekerjaan sebanyak 1.865.

Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Yudi Priyono mengatakan, tujuan digelarnya job fair ini adalah untuk mempertemukan tenaga kerja (pencari kerja) dengan pemberi kerja (pengguna atau perusahaan), sehingga tenaga kerja bisa memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya. Sedangkan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Kita harapkan jumlah lowongan kerja yang tersedia bisa terserap atau terisi semua oleh pencari kerja,” kata Yudi, Kamis (14/09).

Sementara itu Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM, melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Blitar, Miftachudin mengatakan, pameran kesempatan kerja ini merupakan suatu sarana untuk menjembatani antara pencari kerja dengan pengguna kerja. Selain itu juga membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam menanggulangi pengangguran melalui perluasan kerja.

Selama ini, lanjut Miftachudin, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar masih banyak kendala dan masalah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran, utamanya masalah ketenagakerjaan. Menurut data BPS, Sensus Angkatan Kerja Nasional (Sakerna) tahun 2015, jumlah angkatan kerja ada sebanyak 597.639 orang, pengangguran 16.657 orang dan bekerja 580.982 orang, dengan tingkatan pengangguran terbuka sebesar 2,79 persen (Jawa Timur 4, 47 persen, Nasional 6,18 persen).

“Lulusan dari sekolah tingkat SLTA maupun perguruan tinggi kan cukup banyak tingkat kelulusannya. Tapi meskipun angka pengangguran masih cukup banyak, namun dari tahun ke tahun mengalami penurunan,” ujarnya.

Masih di tempat yang sama, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sunarto mengatakan, kegiatan job fair ini merupakan langkah yang baik dari Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mengurangi angka pengangguran. Menurutnya, melihat antusias pencari kerja yang datang ini, membuktikan bahwa masih banyak lulusan SLTA maupun perguruan tinggi yang belum mendapat pekerjaan. “Kita berharap job fair seperti ini digelar secara terus menerus. Agar pengangguran di Kabupaten Blitar bisa berkurang terus,” ujarnya.

Dalam pembukaan job fair ini, turut hadir Kepala Badan, Dinas, dan Bagian Kabupaten Blitar, perwakilan DPRD Kabupaten Blitar melalui Komisi IV, Kepala Pimpinan Perusahaan, serta Kepala Bursa Kerja Khusus Kabupaten Blitar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana pembukaan job fair di gedung serbaguna Kabupaten Blitar.(foto : fathan)