width=

f-tpu-300x225ADAKITANEWS, Kota Kediri – Kalangan DPRD Kota Kediri tetap akan melaksanakan Pansus (Panitia Khusus) guna membahas rencana Universitas Brawijaya (UB) ada di Kota Kediri. Rencananya, pansus tersebut akan mebahas rekomendasi dari DPRD untuk jilid tambahan (adendum) pada perjanjian kerjasama (MoU) antara Pemkot Kediri dengan UB.

Yudi Ayubkhan Anggota DPRD Kota Kediri dari fraksi Demokrat kepada Tim Adakitanews.com, Jumat (15/10) mengungkapkan hasil dari lembaga Eksekutif dan Legislatif setempat lakukan konsultasi ke Kemenristek Dikti dan Mendagri. Hasilnya, Pemkot Kediri tidak salah dalam membuat perjanjian yakni pinjam pakai aset daerah kepada UB.

“Hasil Mendagri kemarin, pinjam pakai boleh tidak ada masalah. Hibah pun juga boleh tidak ada masalah. Karena semuanya sudah diatur dalam Permendagri terkait pengelolaan aset daerah itukan sudah diatur. Jadi terserah,” ujar Yudi Ayubkhan

Terkait perijinan program studi diluar domisili, menurut Ayub Khan, Kemenristek Dikti mendorong agar UB segera mengurusnya. “Dari Dikti mendorong UB di Kediri itu segera dilanjutkan. Hanya, proses LDP (Luar Domisili Pendidikan Tinggi) nya, Dikti meminta untuk segera di urus. Itu saja,” ungkapnya

Sebelum berangkat ke Kemenristek Dikti dan Kemendagri, DPRD Kota Kediri sudah menyetujui pelaksanaan Pansus beserta personaliannya, dimana Reza Darmawan ditunjuk sebagai Ketua. Menurut Yudi Ayubkhan, Pansus tersebut akan berjalan untuk membahas rekomendasi dari DPRD untuk adendum antara Pemkot dengan UB.

“Setelah kami rapatkan tadi, Fraksi Demokrat kita harus ikut itu (Pansus,red). Karena, kita sudah punya dasar. Dasar kita adalah hasil dari kunjungan kemarin yaitu pembenahan terkait denga kerjasama antara Pemkot dengan UB,” ujarnya

“Jadi harus ada perubahan, harus ada revisi terkait perjanjian itu. Maka nanti ada adendum perjanjian itu. Dimana, terkait dasar hukumnya, terus harus kita sesuaikan sesuai saran dari Kemenristek Dikti dan Kemendagri, dan juga saran dari Gubernur,” jelasnya.

Ketika dipastikan, apakah rekomendasi adendem dari Dewan itu harus melalui Pansus, Yudi Ayubkhan menjelaskan, jika hanya melalui komisi kurang kuat. “Iya harus Pansus dong, kalau melalui komisi nanti kurang kuat. Karena itu nanti akan disetujui oleh seluruh anggota Dewan,” urai Yudi Ayubkhan

Proses pembangunan untuk kegiatan pendidikan oleh Universitas Brawijaya di Kota Kediri, Yudi Ayubkhan mengatakan, jika pembangunan tersebut bisa segera berjalan. Pasalnya, sudah tidak ada permasalahan terkait pembangunan tersebut. “Pembangunannya sudah tidak ada masalah. Tapi, kalau kita bicara penerimaan mahasiswa baru, ya itu tadi, perijinannya diselesaikan dulu,” pungkas Yudi Ayubkhan.(Zay)