Pengedar Pil KoploADAKITANEWS, Ngawi – Petugas Sat Reskoba Polres Ngawi membekuk seorang pria diduga pengedar obat-obatan terlarang atau dikenal pil koplo di jalan Desa Tempursari, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Sabtu (27/2) jelang petang lalu. Pelaku merupakan target operasi (TO) polisi yang menjual barang haram ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, pelaku, Suparman,31, warga Desa Jambean, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Jateng ditangkap Satreskoba Polres Ngawi di rumah kontrakannya.

“Kami langsung melakukan pengintaian selama beberapa jam. Begitu pelaku tiba di lokasi, langsung menyergap. Sebab, kami yakin pelaku membawa obat-obatan. Begitu digeledah petugas menemukan sejumlah pil,” jelas Kasat Reskoba Polres Ngawi AKP Wasno, Minggu (28/02).

Dari tangan pelaku petugas mendapatkan sebanyak 200 butir pil, uang senilai Rp 60 ribu dan satu unit motor, yang langsung dibawa ke Mapolres Ngawi guna pemeriksaan intensif. Informasi yang diperoleh petugas, pelaku selama ini biasa beroperasi di perbatasan Jatim-Jateng dengan menyasar kelompok muda di warung-warung.

AKP Wasno mengatakan, keberadaan pelaku yang berpindah-pindah membuat petugas sempat kehilangan jejak selama beberapa waktu. Namun, petugas tidak kenal lelah hingga kepedulian masyarakat dalam memberikan informasi tentang keberadaan pelaku saat di Kabupaten Ngawi dapat tercium petugas.

“Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif, guna mengungkap jaringan penjualan obat-obatan terlarang itu. Atas perbuatannya, pelaku bisa dijerat UU Nomor 36/2009 tentang kesehatan pasal 197 sub 196 junto 98 dengan ancaman hukuman tahun penjara,” ujar AKP Wasno.(UK)

Keterangan Gambar : Suparman (31) warga Desa Jambean, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Jateng, selama ini menjadi Target Operasi petuga Sat Reskoba Polres Ngawi sebagai pengedar obat-obatan terlarang.