ADAKITANEWS, Jombang – Sebuah rumah di Desa Keras Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang hancur akibat ledakan petasan, tepat sehari sebelum perayaan Idul Fitri 1438 H, Sabtu (25/06) sekitar pukul 13.30 WIB.

Beruntung saat kejadian, penghuni rumah yang diketahui bernama Joko Santoso, 43, sedang tidak berada di rumah bersama keluarganya, sehingga peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto yang didampingi Kasatreskrim, AKP Norman Wahyu Hidayat dan Kapolsek Diwek, AKP Bambang mengatakan, ledakan diduga kuat berasal dari petasan. Sebab di lokasi ditemukan banyak petasan siap edar dan juga beberapa kilogram bahan peledak.

“Untuk dugaan sementara ledakan berasal dari petasan, sebab banyak ditemukan barang bukti petasan siap edar di TKP,” ungkap Kapolres Jombang.

Dalam peristiwa ini, sambung Kapolres, telah ditemukan barang bukti berupa 2 petasan jenis dor yang sudah dirakit masing-masing sepanjang 5 meter. Selain itu juga turut diamankan 86 petasan jenis donor berukuran besar, serta petasan berukuran kecil sebanyak 1.200 biji dan juga petasan jenis sreng dor berukuran besar sejumlah 47 buah.

“Beberapa barang bukti sudah kami amankan. Sedangkan pemilik rumah sedang dalam pengejaran karena telah melarikan diri bersama keluarganya saat peristiwa ledakan terjadi,” pungkas Kapolres Jombang.(ar)

Keterangan gambar: Kondisi rumah pasca ledakan. (bawah) Kapolres Jombang saat diwawancarai.(ist)