ADAKITANEWS, Kota Kediri – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STAIN Kediri menggelar aksi damai di depan Masjid Agung Kota Kediri, untuk menyuarakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Palestina, Selasa (19/12).

Selain berorasi, para mahasiswa juga membagikan stiker kepada pengguna jalan di depan Masjid Agung Kota Kediri. Massa yang berjumlah sekitar 50 orang lebih itu, kemudian menggelar doa bersama untuk kemerdekaan Palestina.

Dalam aksinya, massa mengecam keras ungkapan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengklaim sepihak terkait Yerusalem. Menurut mereka, ungkapan tersebut sangat menyakiti umat muslim pada umumnya.

Govinda Arafi selaku koordinator aksi menyebutkan bahwa HMI adalah organisasi kepemudaan Islam, dan para aktivis yang berada di dalamnya juga harus peduli kepada umat Islam yang ada di Palestina. “Aksi pada siang hari ini adalah wujud kepedulian kita kepada muslim yang ada di Palestina,” ucapnya.

Govinda juga menambahkan, aksi tersebut dilakukan untuk mengecam tindakan tentara zionis yang mendiskriminasi rakyat Palestina. “Perbuatan Israel tersebut merupakan perbuatan yang patut kita kecam. Karena perlakuan mereka membunuh anak-anak dan juga wanita yang tidak bersalah adalah kejahatan perang yang harus dilawan,” tuturnya.(kdr1)

Keterangan gambar: Aktivis HMI saat menggelar aksi di depan Masjd Agung Kota Kediri.(foto: muchlis ubaidhillah)