2015-09-07_22.43.44

ADAKITANEWS, Kediri – Togel, kyu-kyu, remi, judi on line, dadu, dan domino masuk dalam kasus yang ditangani oleh Polres Kediri. Penanganan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) ini mendominasi hingga lebih dari 80% dibanding dengan kasus lainnya.

Selama satu bulan terhitung pertanggal 7 Agustus hingga 5 September Polres Kediri mampu mengungkap 55 kasus perjudian dengan 66 tersangka. Sedangkan, 18 kasus perampokan, penipuan, pencurian dan pemerkosaan terdapat 14 tersangkanya. Data ini dksampaikan Polres dalam kesempatan perss rilis, Senin (07/9) di Mapolres Kediri.

“Kami terus melakukan penyelidikan guna menangkap bandar perjudian,”ungkap AKBP. A. Yusep selaku Kepala Kepolisian Polres Kediri

Dalam pengungkapan selama satu bulan itu, didapati juga kasus perampokan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh 4 Anak Baru Gede(ABG) yang salah satunya masih dibawah umur. Modus yang dilakukan tersangka untuk menjalankan aksinya dengan melakukan pengeroyokan kepada korban hingga babak belur dan membawa lari motornya setelah sebelumnya melakukan pemerkosaan pada pacar korban. “Sebelumnya mereka (tersangka-red) melakukan pengeroyokan pada korban,” jelas AKBP. A. Yusep.

Namun, kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tidak tercantum dalam perss rilis tersebut. Saat dikonfirmasi terkait kasus Tipikor yang menjerat mantan Kepala Desa terkait tukar guling tanah yang terjadi dikawasan Simpang Lima Gumul (SLG) AKBP. A. Yusep tidak banyak komentar. Menurutnya, kasus tersebut sudah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK). “Soal itu sudah ditangani pihak KPK,” tutup AKBP. A. Yusep.(blot).