2016-02-18_15.30.16ADAKITANEWS, Jombang – Ratusan warga Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merusak tanaman padi di sawah bengkok milik Desa setempat. Aksi masa itu dilakukan akibat sawah kas Desa Pucangsimo hingga kini, Kamis (18/02) masih dikuasai oleh perangkat Desa yang telah diberhentikan. Warga berusaha mengampil paksa dengan cara memasang papan peringatan dan mencabuti tanaman padi di sawah tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat, Masudin mengatakan, aksi warga dipicu oleh ulah mantan Kepala Dusun bernama Hari, yang telah diberhentikan secara tidak hormat oleh kepala desa setelah terlibat kasus tambang ilegal. Pasca dipecat, tanah bengkok seluas 2,5 hektar lebih milik desa yang pernah menjadi ganjaranya hingga kini masih dikuasi oleh Hari. Bahkan, kata Masudin, sejauh ini tidak ada itikad baik Hari untuk menyerahkannya kepada pihak desa. Warga yang kesal terpaksa meluruk ke sawah dan meminta Hari agar tidak menanaminya.

“Berdasarkan aturan Perdes yang ada bahwa pemberhentian Hari sebagai kepala dusun sudah turun dan ini mengikat sifatnya. Perangkat desa yang diberhentikan secara tidak hormat maka segala hal jabatan dan mengenai sawah ganjaran hari itu juga harus dicabut dari haknya sejak SK itu diterbitkan. Tapi dari saudara mantan kamituwo (Kasun-red) ini nekat untuk menanami, makanya dari masyarakat ini turun tangan,” kata Masudin.

Sebelumnya, pemberhentian secara paksa terhadap Kepala Dusun Simo, Hari, dilakukan kepala desa setempat sejak beberapa bulan lalu. Pemecatan itu dilakukan atas desakan masyarakat setelah mengetahui kasun mereka menjadi pelaku tambang illegal didesanya. Warga beralasan, ulah Hari sebagai kasun tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, namun justru merusak lingkungan desanya dengan melakukan kegiatan pengerukan tanah ilegal.

Sejak saat itu, posisi Hari sebagai kepala dusun diambil alih oleh pihak desa, namun tanah kas desa yang menjadi ganjarannya selama menjabat hingga saat ini tidak dikembalikan kepada desa sehingga mematik reaksi keras warga.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Warga Desa Pucangsimo Kecamatan  berusaha ambil paksa sawah kas desa yang dikuasai mantan kasun, Hari.