ADAKITANEWS, Madiun – Warga Dusun Krajan RT 14/RW 4 Desa Metesih Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun dibuat gempar dengan penemuan dua sosok mayat yang sudah membusuk di dalam kamar di dusun mereka.

Kepala Desa Metesih, Paijo mengatakan, korban adalah Kuat, 79, dan anak perempuannya, Endah, 45, yang ditemukan sekitar pukul 14.55 WIB. Penemuan itu pertama kali diketahui oleh salah satu anak korban yang lain, Nuning, warga Desa Sumberijo yang datang ke rumah tersebut dan kaget saat mengetahui bapak dan adiknya meninggal.

“Awalnya salah satu anak korban yang bernama Nuning datang ke rumah orang tuanya tapi malah mendapati jika bapak dan salah satu adiknya meninggal dunia, sehingga langsung lapor ke RT dan dilanjutkan oleh Pak RT laporan ke saya sekitar pukul 14.55 WIB,” jelas Paijo di lokasi kejadian, Minggu (10/09).

Masih menurut Paijo, ia sempat kesulitan untuk masuk ke rumah tersebut. Bahkan saat datang bersama petugas dari Polsek Jiwan, ia dihadang serta dihalang-halangi bahkan dicaci maki oleh anak korban lainnya yang bernama Tutik, yang mengidap gangguan jiwa. Paijo pun akhirnya terpaksa mendobrak pintu yang terkunci.

Paijo yang ikut masuk ke dalam lokasi kejadian menyampaikan, kedua korban ditemukan berada di kamar yang berbeda dengan posisi telentang dan dalam kondisi sudah membusuk serta mengeluarkan bau tidak sedap.

“Posisi jenazah berada di kamar yang berbeda dengan posisi masing-masing telentang di atas kasur untuk jenazah Endah, dan Kuat telentang di balai dekat kasur. Kedua jenazah sudah membusuk dan diperkirakan sudah meninggal lima hari lebih,” lanjut Paijo.

Kapolsek Jiwan, AKP Eko Sugeng Rendra Wicaksono menyampaikan, jenazah yang sudah membusuk tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan penyelidikan lebih lanjut. “Memang benar adanya penemuan dua mayat yang sudah membusuk yang terdiri dari bapak dan anak dalam satu rumah, yang diperkirakan sudah meninggal lebih dari tiga hari. Dan ini dibawa ke Rumah Sakit untuk proses tindak lanjut. Dugaan sementara meninggal akibat sakit asma untuk Endah dan Kuat memang sakit menua,” jelasnya.(bud)

Keterangan gambar : Jenazah saat dievakuasi ke rumah sakit.(foto : budiyanto)