Anggaran Diduga Menguap, Bau Tahi Ayam Menyengat

481

ADAKITANEWSDSC02513-2 Nganjuk – Diduga anggaran pengadaan obat penghilang bau kotoran hewan Dinas Peternakan Nganjuk tahun 2014 menguap. Akbatnya, banyak kandang hewan yang mengeluarkan bau menyengat. Warga mengaku resah dan terganggu dengan kondisi tersebut.

Warga yang mengau terkena dampak bau tersebut terpaksa mengadu pada DPRD untuk meminta solusi terkait bau yang mengganggu mereka. Dalam hearing dengan DPRD, warga meminta pemerintah Kabupaten Nganjuk menutup beberapa peternakan disekitar pemukiman warga.

Diantara warga yang mengaku resah akibat bau kotoran ternak itu berasal dari Kecamatan Ngronggot. Dihadapan anggota DPRD, para warga menyampaikan unek-uneknya kepada anggota DPRD terkait keberadaan sejumlah kandang yang ada di daerahnya. Kandang ayam yang keberadaannya dianggap mengganggu ini oleh warga Ngronggot diprotes untuk ditutup karena kandang ayam tersebut menimbulkan bau yang sangat mengganggu lingkungan.

”Saat musim hujan seperti ini bau yang ditimbulkan kandang ayam sangat menyengat. Kami khwatir akan dapat menimbulkan penyakit bagi warga sekitar” ungkap salah satu warga dalam hearing tersebut.

Merespon protes warga, Komisi A DPRD Kabupaten Nganjuk memanggil Dinas terkait untuk melakukan klarifikasi. Pasalnya, untuk menanggulangi dampak bau kotoran ternak, Dinas peternakan sudah mendapat anggaran dari APBD tahun 2014. Para anggota DPRD kemudian mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut.

Celakanya, saat ditanya terkait penggunaan anggaran itu, Dinas Peternakan tidak dapat menjelaskan secara gamblang. Para anggota DPRD juga menyoroti kinerja Dinas Peternakan yang dianggap kurang memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Akibatnya timbul permasalahan seperti yang terjadi di Kecamatan Ngronggot. “Kami telah mempertanyakan anggaran itu tetapi hingga saat ini disnakan belum dapat memberikan jawaban. Kita belum mendapatkan kejelasan, dipergunakan untuk apa anggaran itu? kita khawatirkan anggaran itu menguap,” ungkap Arbayana, salah seorang Politisi Demokrat ini.

Geram oleh ulah Disnakan yang dianggap kurang memberikan sosialisasi juga tidak memberikan jawaban atas anggaran yang digunakan  Mas Ar (panggilan akrab arbayana) mengancam, apabila dalam waktu dekat ini disnakan  tidak segera memberikan penjelasan maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.”Kami sebagai wakil Rakyat akan menindak dinas manapun  yang tidak memberikan pertanggungjawaban dengan benar” tambahnya.

Sementara , Kusno hariyanto Sekretaris Disnakan saat dikonfirmasi via ponselnya, juga  tidak dapat memberikan penjelasan. Dia malah melemparkan pertanyaan wartawan kepada stafnya. “Kalau menanyakan hal tersebut bisa langsung menanyakan mas Kukuh (salah seorang staf disnakan.red)” pintanya.(Jati)

Keterangan Gambar : Arbayana, anggota DPRD Fraksi Demokrat yang menyorot soal menguapnya dana obat penghilang bau limabh ternak