width=

ADAKITANEWSIMG_20150105_130801, Kediri – Terkait satus gunung Kelud yang dalam status quo, DPRD Kabupaten Kediri berencana mengkoreksi ulang anggaran yang bersinggungan dengan kawasan itu. Alasanya, kawasan itu belum resmi menjadi wilayah Kabupaten Kediri.

Antok Pramuda Jaya, anggota DPRD kabupaten Kediri dari fraksi Nasdem menyatakan, pihaknya akan mempertanyakan alokasi anggaran untuk kawasan gunung Kelud. Bukan hanya angaran dari Dinas Pariwisata saja menurut Antok yang akan dipertanyakan, namun juga anggaran yang berkait dengan pembangunan serta fasilitas untuk kawasan itu.

“Kita akan terus pertanyakan anggaran untuk kawasan wisata Kelud, mengingat kawasan itu dalam status quo sejak dicabutnya SK Gubernur terkait patok batas wilayah. Bukan hanya anggaran dari dinas pariwisata saja, namun juga dari SKPD lain yang menggarkan untuk kawasan itu,” jelas Antok.

Sebelum status hukum kawasan itu jelas, Antok mengatakan Pemkab Kediri tidak diperkenankan mengelontorkan anggaran ke kawasan tersebut. Kendati beberapa SKPD telah menggarkan dalam APBD 2015.

“Kita akan segera panggil seluruh SKPD yang memiliki program untuk kawasan gunung Kelud. Kita minta anggaran itu dipending dan dialihkan ke program lain sampai status hukum kawasan gunung Kelud jelas masuk wilayah Kabupaten Kediri,” lanjutnya.

Saat ditanya secara rinci besar anggaran yang rencananya akan dialokasikan ke kawasan gunung Kelud di APBD 2015, Antok mengaku belum mencermatinya semua. “Belum selesai kita cermati semuanya. Yang jelas nilainya cukup besar, mencapai milyaran rupiah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mencabut dan membatalkan SK Gubernur no 188/ 113/ KPTS/013 tahun 2012. yang menetapkan batas wilayah gunung Kelud masuk wilayah Kabupaten Kediri. Gubernur Jatim menurunkan SK baru no 188/828/KPTS/013/2014 terkait pencabutan dan pembatalan SK lama tersebut.

Dengan SK baru tertwnggal 12 Desember 2014 itu, maka status kawasan itu menjadi statua quo. Artinya, kawasan tersebut secara resmi belum menjadi wilayah Kabupaten Kediri maupun Kabupaten Blitar. (ys)

Keterangan Gambar : Antok Pramuda Jaya, anggota DPRD kabupaten Kediri.