width=

Kediri(adakitanews.com)—Pemerintah Kabupaten Kediri secara resmi memperpanjang pelaksanaan PPKM mikro hingga 3 Mei 2021.

Kebijakan ini diambil mengingat jumlah angka pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri yang masih ada.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19, Slamet Turmudi mengatakan perpanjangan PPKM Mikro ini tetap fokus pada penanganan di tingkat RT.

“Jadi kita perpanjang kebijakan ini mengingat semakin baik penurunan angka Covid-19 di Kabupaten Kediri,” ujar Slamet, Jumat (23/4/2021).

Slamet mencontohkan seperti kasus harian. Dimana sebelumnya penambahan pasien Covid-19 mencapai 20 orang, kali ini setiap harinya hanya 5 sampai 6 orang saja.

Masih kata Slamet untuk jumlah angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Kediri juga terus bertambah. “Bulan lalu setiap harinya pasien yang sembuh hanya dibawah 10.

“Kali ini dalam 1 minggu terakhir setiap harinya pasien covid-19 yang sembuh lebih dari 10,” imbuh Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri.

Slamet Turmudi yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD kabupaten Kediri ini mencontohkan dengan kebijakan PPKM mikro, kapasitas rumah sakit penanganan Covid-19 berkurang.

“Kalau di rumah sakit rujukan Covid-19 jumlah pasien berkurang hingga 30 persen. Kemudian di rumah sakit darurat Covid-19 Nuraini Pare saat ini hanya ada dua pasien saja,”jelasnya.

Selanjutnya Slamet Turmudi menyebutkan saat ini tak ada pasien baru di gedung isolasi mandiri Covid-19 milik Pemkab Kediri.

“Seperti di Wisma Atlet pare, SD Pelem II dan eks Gedung Dinas Pertanian itu sudah tak ada pasien Covid-19 baru. Jadi kebijakan PPKM Mikro ini sangat efektif,” ungkapnya.

Slamet Turmudi mengajak masyarakat tak abai dengan adanya tren penurunan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Kediri.

“Oleh sebab itu kami dari pemerintah mengajak masyarakat terus patuhi protokol kesehatan. Jangan lupa selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa untuk update kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri saat ini sudah mencapai 4605 orang. Jumlah ini sudah termasuk 4083 sembuh, meninggal 448, dirawat ada 74.(gar).