IMG_20141215_121736@dakitanews Kediri – Angka pernikahan usia dini di Kabupaten Kediri meningkat hingga 19 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata penyebab pernikahan di usia dini tersebut akibat pasangan perempuan sudah hamil dari hubungan diluar nikah.

Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paulo Jose Xemenes mengatakan, data yang ada di Kemenang Kabupaten Kediri menyebutkan, pada tahun 2014 ini angka pernikahan dibawah umur mencapai 57 pasangan. Rata-rata usia para pengantin yang menikah di usia dini itu antara 14 hingga 16 tahun.

“Pada tahun 2014 ini angka pernikahan usia dini mencapai 57 pasang pengantin. Rata-rata para pengantin itu berusia, 14 hingga 17 tahun,” jelas Paulo.

Paulo mengatakan, pada tahun 2013 angka pernikahan usia dini di Kabupaten Kediri hanya 11 pasangan pengantin saja. Sehingga jika dibandingkan dengan tahun 2014, angka pernikahan usia dini tersebut meningkat hingga 46 pasangan, atau meningkat sebesar 19 persen. “Peningkatanya cukup besar, mencapai 19 persen,” lanjut Paulo.

Jika dilihat dari penyebab peningkatan angka pernikahan diusia dini di Kabupaten Kediri, Paulo menjelaskan, karena meningkatnya pergaulan bebas di kalangan pelajar. Pasalnya, pada pasangan yang melangsungkan pernikahan diusia dini, rata-rata pasangan perempuan sudah dalam kondisi hamil.

“Kita sebenarnya prihatin, pasangan yang menikah diusia dini itu kebanyakan masih berstatua pelajar. Kalau dilihat kasusnya, pasangan perempuan hamil diluar nikah, dimungkinkan meningkatnya pernikahan usia dini diakibatkan meningkatnya pergaulan bebas dikalangan remaja,” pungkas Paulo. (ys).

Keterangan Gambar : Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paulo Jose Xemenes.