width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pesawat Angkasa Air dengan nomor penerbangan SUB 008 dari Singapura menuju Surabaya jatuh sesaat sebelum mencapai landasan Bandara Internasional Juanda, Kamis (02/06) sekitar pukul 09.00 WIB. 30 penumpang dikabarkan tewas dalam kejadian tersebut.

Pesawat jenis Airbus tipe A-330 yang mengangkut 195 penumpang tersebut terjatuh lantaran mengalami downdraft atau pergerakan udara yang menurun tiba-tiba sehingga menyebabkan pesawat langsung jatuh dan terbakar. Sedikitnya ada 5 mobil pemadam kebakaran yang terlihat di lokasi. Belasan mobil ambulan juga datang dan pergi membawa korban puluhan korban selamat.

Kejadian kecelakaan pesawat tersebut merupakan bagian dari kegiatan simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke-88 yang digelar oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda yang tujuannya adalah untuk menguji kesiapan seluruh instansi terkait dalam penanganan bencana di bandara. “Simulasi ini diadakan untuk menguji kesiapan seluruh instansi terkait penanganan bencana. Juga untuk menguji kehandalan serta kemamuan seluruh personel,” ungkap Yuwono, General Manager Bandara Juanda dalam rilisnya, Kamis (02/06).

Seluruh personel yang ada dilibatkan dalam penanganan cepat tersebut. diantaranya unsur TNI, Polri, tim kesehatan, hingga otoritas Bandara Juanda. Yakni mulai dari penanganan kebakaran badan pesawat, penyelamatan korban luka, evakuasi korban hingga identifikasi.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta pelayanan di Bandara Internasional Juanda Surabaya, khususnya dalam rangka penanganan bencana serta antisipasi peluang ancaman yang mampu mengganggu proses penerbangan,” pungkasnya.(kur)

Keterangan gambar: Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara Internasional Juanda. (bawah) Petugas keamanan dari bandara dan TNI menangkap warga yang mencoba mencuri di lokasi simulasi.(foto: kurniawan)