Angkut 57 Siswa SD, Truk Bak Terbuka Terguling

1299

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sebuah truk bak terbuka yang mengangkut 57 siswa dari SDN Gemenggeng 2 Pace beserta beberapa guru mengalami kecelakaan di Dusun Magersari Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Sabtu (22/10). Akibatnya, 5 siswa kini harus dirawat intensif lantaran mebderita luka-luka.

Truk dengan nopol AG 8837 VC yang dikemudikan Rahma Arif, 50, dan mengangkut setidaknya 57 siswa kelas 4, 5, dan 6 dari SDN Gemenggeng 2 Pace berserta guru-guru tersebut diketahui hendak berwisata ke lokasi Air Terjun Roro Kuning.

Subiyanto, 50, warga sekitar mengatakan kecelakaan berawal ketika truk melintasi jalan menanjak sekitar 35 derajat. “Truknya tidak kuat saat menanjak dan sopir kehilangan kendali,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Loceret, AKP Sudarman saat melakukan olah TKP di tempat kejadian mengatakan, truk penuh muatan pelajar tersebut kemudian mundur dengan sendirinya diikuti teriakan histeris anak-anak SD dan guru mereka di bak belakang. “Truk terguling ke sisi kanan sehingga para korban yang dimuat ikut terjatuh,” terangnya.

Dari data yang dihimpun, korban kecelakaan truk tersebut antara lain Suyadi, 42, guru SD Gemenggeng Pace, Dilla, 11, pelajar asal Desa Pacekulon, M Irul Azis, 10, pelajar asal Desa Gemengeng, Pandi, 7, pelajar asal Desa Kecubung, dan Farlin, 11, pelajar asal Desa Gemenggeng. Mereka mengalami luka di lengan, kaki, kulit terkelupas hingga gigi tanggal.

Hingga Sabtu siang, polisi mengaku masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Menurut AKP Sudarman, sementara penyebab kecelakaan adalah human-error. “Terutama dari sisi pemilihan jenis kendaraan truk yang seharusnya khusus mengangkut barang, dan dilarang keras untuk mengangkut manusia. Lebih parahnya lagi sopir truk nahas tersebut ternyata tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi),” pungkas AKP Sudarman.(jati)