Kediri(adakitanews.com)—Menghadapi libur panjang memperingati Maulid Nabi 1441 Hijriah, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun mengimbau pelanggan yang ingin melakukan rapid test di stasiun agar melakukan paling lambat H-1 tanggal keberangkatan, supaya terhindar dari kepadatan antrean layanan rapid test dan potensi tertinggal KA.

“Sejak layanan rapid test di stasiun mulai dibuka pada 30 Juli yang lalu di Stasiun Madiun, sebanyak 8.277 pelanggan KA sudah memanfaatkan fasilitas tersebut. Tiiga hari terakhir, hampir 200 pelanggan yang melakukan rapid test di stasiun perharinya,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Senin (26/10/2020).

Ixfan mengatakan, bertambahnya pelanggan yang melakukan rapid test di stasiun, tentu akan berdampak dengan terjadinya antrian. Dikhawatirkan, bila pelanggan yang akan bepergian melakukan rapid test pada hari H keberangkatan, bisa mengakibatkan tertinggal dari KA yang akan ditumpangi.

“Sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 bahwa masa berlaku surat keterangan uji rapid test atau uji PCR adalah selama 14 hari. Jadi, kami imbau agar pelanggan melakukan rapid tes jauh-jauh hari sehingga lebih tenang saat berangkat naik KA,” jelasnya.

Untuk di wilayah Daop 7 Madiun, kata Ixfan, pelayanan rapid test yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat tersedia di Stasiun Madiun, Blitar, Kertosono dan Jombang.

“Jam pelayanan rapid test di stasiun-stasiun tersebut bervariasi. Di Stasiun Madiun, pelayanan rapid tes dari pukul 07.00 – 19.00 WIB, di Stasiun Kertosono pukul 09.00 – 17.00 WIB, Stasiun Jombang 08.30 – 17.30 WIB, dan di Stasiun Blitar pukul 08.00 – 17.00 WIB,” ujarnya.

Tersedianya layanan rapid test di stasiun, lanjutnya, bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait syarat perjalanan masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru serta memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar.

Mengantisipasi tingginya minat masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang kali ini, PT KAI (Persero) kembali mengoperasikan sejumlah KA reguler yang melewati Daop 7 Madiun.

Di antaranya KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen rute pulang-pergi (PP), Wijaya Kusuma relasi Ketapang – Cilacap rute PP, serta satu KA keberangkatan Daop 7, yaitu KA Anjasmoro yang berangkat dari Stasiun Jombang tujuan Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

“Kami mengimbau dan mengingatkan, bagi pelanggan yang bepergian menggunakan kereta api pada masa libur panjang kali ini, agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu juga menerapkan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan rajin Mencuci tangan),” katanya.

“Protokol kesehatan diterapkan secara ketat pada setiap perjalanan kereta api, itu karena PT KAI (Persero) ingin menyediakan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” pungkasnya.(Oky).