ADAKITANEWS, Kota Blitar – Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat diketahui nilainya sangat besar dan dimungkinkan bisa diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Untuk mengantisipasi hal ini, Polres Blitar Kota menggelar sosialisasi dalam rangka pengawalan bersama pengelolaan dana desa dan antisipasi penyalahgunaannya, Selasa (29/08).

Wakapolres Blitar Kota, Kompol Teguh Priyo Wasono mengatakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) baik dari Polri maupun Kepala Desa dan aparat negara yang lain, harus mensukseskan program-program dari Pemerintah. Kegiatan ini dilakukan guna menindaklanjuti perintah dari satuan atas untuk membantu mengawal terlaksananya program-program yang akan didanai oleh Dana Desa yang bersumber dari APBN.

“Semua Aparatur Sipil Negara wajib sukseskan Program Pemerintah, salah satunya mengawal dana desa ini agar tidak disalahgunakan,” katanya setelah sosialisasi, Selasa (29/08).

Dengan pengawalan dan koordinasi ini diharapkan penggunaan dana desa yang dikucurkan pemerintah tepat sasaran dan tidak ada penyalahgunaan. Sehingga tujuan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan di tingkat desa bisa tercapai.

“Memang sesuai perintah dari atasan baru tahun ini kegiatan ini dilakukan. Selain agar bisa wujudkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan di desa juga bisa tercapai. Tentunya dengan catatan tidak disalahgunakan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karanggayam Kabupaten Blitar, Nurhamim mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Tetapi memang yang menjadi kekhawatiran Kepala Desa selama ini adalah cara pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Namun demikian ia mengaku tetap optimis para Kepala Desa bisa mengerjakannya dengan baik, sehingga tidak ada penyalahgunaan.

“Dengan kegiatan seperti ini tentu ada jaminan kemitraan dari kepolisian. Kalau memang ada kepala desa benar-benar melanggar dan tidak bisa ditolerir ya dipenjara saja. Karena dana desa ini merupakan amanah untuk disampaikan kepada masyarakat,” ucapnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana sosialisasi di gedung Polres Blitar Kota.(foto : fathan)