Audiensi Pembangunan SMP 3 Belum Puaskan Warga

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Sekitar 100 warga Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Jumat (26/05) pagi mendatangi kantor DPRD Kota Blitar untuk melakukan audiensi, membahas tentang penolakan mereka terkait rencana Pemerintah Kota Blitar membangun SMP Negeri 3 di tanah aset Desa.

Nuryahdi, Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pangan Kota Blitar mengaku belum puas dengan hasil audiensi. Pasalnya menurut Nuryahdi, belum ada jawaban yang bisa mengarah pada penyelesaian masalah ini. “Jelas kami belum puas. Tuntutan kami tetap, yakni meminta Pemerintah Kota Blitar agar tidak membangun di lahan produktif ini,” katanya setelah audiensi dengan DPRD, Jumat (26/05).

Setelah ini, lanjut Nuryahdi, pihaknya akan meminta Pemkot Blitar untuk bisa bersosialisasi atau berkoordinasi dengan warga. Agar Pemkot mengetahui dengan benar, apakah pembangunan ini sesuai dengan keinginan masyarakat atau tidak. “Kami sebenarnya tahu, bahwa penggunaan lahan produktif ini harus ada lahan pengganti. Maka dari itu, jika tetap tidak ada lahan pengganti dari Pemkot Blitar, kita tetap meminta Pemkot batalkan pembangunan SMP 3 ini,” paparnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiharto mengatakan pihaknya melakukan upaya-upaya sudah sesuai prosedur. Sehingga adanya penolakan dari warga ini, pihaknya akan memfasilitasi warga Tanggung untuk dipertemukan dengan eksekutif dalam hal ini Dinas Pendidikan. Sehingga nanti akan dibicarakan bersama untuk mencari solusinya. “Sebelumnya memang sudah ada kesepakatan antara legislatif dan eksekutif terkait pembangunan SMP 3. Tetapi untuk finalisasi tempat maupun lain-lain menjadi kewenangan eksekutif,” kata Totok.(blt2)

Keterangan gambar: Suasana audiensi warga Kelurahan Tanggung dengan DPRD Kota Blitar.(foto : fathan)

Recommended For You