ADAKITANEWS, Kota Blitar – Rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan hari lahirnya Pancasila di Kota Blitar sudah dimulai sejak Rabu (31/05), sekitar pukul 16.00 WIB dari rumah dinas Walikota Blitar.

Kegiatan peringatan yang disebut dengan grebeg pancasila ini dimulai dengan bedhol pusaka, dimana pusaka peninggalan Bung Karno langsung diserahkan kepada Wakil Walikota Blitar untuk dikirab menuju Kantor Walikota Blitar.

Ditemui terpisah, Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan, dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, di Kota Blitar selalu diperingati dengan cara melakukan ritual. Pertama dengan bedhol pusaka, yang artinya mulai melepas bendera merah putih, patung Garuda Pancasila, dan foto Bung Karno.

Dalam bedhol pusaka ini, dikawal oleh pasukan bergodho yang terdiri dari pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45 yang melambangkan hari kemerdekaan Indonesia.

“Pelepasan dimulai dari rumah Dinas, dibawa ke Kantor Walikota untuk disinggahkan dengan disertai iringan lagu gending jawa dari seniman sesepuh yang mengarah pada kelahiran Pancasila,” jelas Santoso.

Kegiatan selanjutnya, kata Santoso, adalah upacara yang akan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB di alun-alun Kota Blitar. “Upacara biasanya kita lakukan pagi hari setiap tanggal 1 Juni. Tapi kali ini bertepatan dengan bulan puasa, jadi kita lakukan malam. Hal itu juga untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan puasa,” paparnya.

Santoso mengungkapkan, setelah upacara kegiatan langsung diteruskan dengan prosesi kirab gunungan lima menuju makam Bung Karno. Kemudian akan dilakukan kenduri disana. “Biasanya setelah dilakukan kenduri, gunungan lima ini akan dibagikan kepada masyarakat dengan harapan mendapatkan berkah,” terangnya.(blt2)

Keterangan gambar: Suasana Pemberangkatan kirab bedhol pusaka.(foto : fathan)