AdaKitaNews Daerah Awas, Swalayan Jual Mamin Kedaluwarsa

Awas, Swalayan Jual Mamin Kedaluwarsa

ADAKITANEWS, Nganjuk – Makanan dan minuman (Mamin) kedaluwarsa dan rusak ternyata masih dijual di sejumlah swalayan dan toko di Nganjuk. Hal ini terbongkar saat petugas gabungan dari Polres Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Disperindagkoptamben Pemkab Nganjuk melakukan razia mamin, Selasa (21/06).

Sedikitnya ada tujuh toko dan satu swalayan yang dirazia. Dalam razia itu, petugas dengan mudah menemukan barang-barang yang sudah tidak layak dikonsumsi masih dipajang di etalase swalayan. Salah satunya adalah swalayan di Jalan Yos Sudarso. Petugas mendapati kaleng susu penyok dan buah strowbery yang sudah berjamur. Selain itu, juga ditemukan produk makanan yang tidak mencantumkan nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta buah kurma kemasan yang juga tanpa mencantumkan izin BPOM.

Sementara itu di swalayan lain, juga diamankan roti kedaluwarsa dan sudah berjamur, permen, dan makanan lain yang tidak mencantumkan masa kedaluwarsa. Di lokasi itu, petugas juga menemukan biji kopi mentah tanpa izin edar. Untuk mamin yang terbukti telah kedaluwarsa, petugas terpaksa harus menyitanya. Sedangkan mamin yang kemasannya rusak dikembalikan ke pemilik toko namun tidak diperbolehkan untuk dijual kembali.

“Banyak kemasan yang rusak dan barang-barang sudah kedaluwarsa masih dipajang di etalase swalayan. Selain itu banyak ditemukan label makanan tidak terbaca. Itu menyesatkan pembeli, karena tidak tahu masa kedaluwarsanya,” jelas Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Wahab Nuryono.

Selanjutnya, tim bergerak ke seluruh toko dan minimarket di wilayah Kabupaten Nganjuk. Razia dititik beratkan pada minuman keras yang kemungkinan masih dijual di toko maupun supermarket dan mini market.

AKP Wahab menambahkan, pengawasan akan dilakukan setiap hari sampai berakhirnya Ramadan nanti. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan untuk membuktikan apakah masih ada toko atau swalayan yang memperdagangkan makanan dan minuman tidak layak konsumsi kepada masyarakat saat puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.(Jati)

Keterangan gambar: Petugas gabungan melakukan razia dan menemukan banyak makanan dan minuman kedaluwarsa di sejumlah toko dan swalayan di Nganjuk.(foto: Bagus Jatikusumo)