ADAKITANEWS, Sidoarjo- Menjelang lebaran, Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin) di beberapa supermarket yang ada di Sidoarjo. Sidak dilakukan untuk mengantisipasi adanya mamin kedaluwarsa, serta untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Sidoarjo terkait kebutuhan lebaran.

Tak hanya Bupati Sidoarjo, dalam sidak tersebut tampak juga Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan serta Dandim 0816, Letkol Inf Fadli Mulyono. Turut juga Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, Hardiningsih, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr Ika Harnasti serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo, Feny Apridawati.

Dari hasil sidak di 4 lokasi berbeda, Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Abah Ipul ini memastikan tidak ada mamin kedaluwarsa yang dijual di tempat-tempat tersebut.

Sidak pertama dilakukan di Spar Supermarket Mall Ramayana Sidoarjo. Di tempat tersebut Abah Ipul mendapati beberapa makanan yang kemasannya rusak. Seperti roti kemasan kaleng yang penyok. Ia juga menjumpai makanan yang kedaluwarsanya hampir habis. Mendapati hal tersebut ia menyuruh pengelola Supermarket untuk menarik makanan tersebut dan lebih memperhatikan masa kedaluwarsa mamin yang dijualnya.

Usai di Spar Supermarket Mall Ramayana Sidoarjo, rombongan menuju Hero Supermarket Sidoarjo. Di tempat tersebut Abah Ipul berkeliling mengecek masa kedaluwarsa berbagai produk mamin. Satu persatu produk makanan maupun minuman yang tertata rapi di rak diambil dan dilihat masa kedaluwarsanya. Kemasan parcel lebaran yang dijual di Supermarket pun juga tidak luput dari pantauannya. Bahkan Abah Ipul meminta pengelola Supermarket untuk membongkar parcel tersebut untuk melihat kondisi produk di dalamnya.

Tempat lain yang menjadi sasaran sidak adalah Hypermart di Lippo Plaza Sidoarjo, dan toko makanan ringan Rumah Snack Mekarsari yang berada di Perumahan Pondok Jati Sidoarjo. “Yang kedaluwarsa tidak ada. Cuma penyok-penyok dan masa kedaluwarsanya segera habis,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Abah Ipul juga mengimbau kepada konsumen untuk meneliti sebelum membeli. Ia meminta kepada masyarakat untuk melihat masa kedaluwarsa produk mamin yang akan dibelinya.

Sementara itu Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, Hardiningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan secara intensif mulai pertengahan bulan lalu. Mulai toko, supermarket, sampai importir. Selain itu ia juga melakukan pengawasan terhadap pembagian takjil buka puasa maupun penjualan mamin buka puasa. Pengawasan tersebut untuk menghindari mamin dari bahan pengawet mayat seperti boraks dan pewarna tekstil Rhodamin B. “Selain itu kami juga melakukan pengujian langsung dengan menggunakan mobil keliling,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Bupati Sidoarjo saat melakukan sidak mamin kedaluwarsa.(ist)