ADAKITANEWS, Sidoarjo – Saat ini bahasa Indonesia sudah dianggap merupakan bahasa penting di dunia. Bahkan, bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa yang wajib dipelajari oleh warga asing saat hendak melakukan perjalanan, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra (STIBA) Satya Widya, Dra Chatarini Septi Ngudi Lestari saat kegiatan Stadium Generale bersama para mahasiswanya di Pusat Bahasa – Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Selasa (29/11).

Dikatakan, pentingnya bahasa Indonesia saat ini merupakan wujud dari kemajuan yang telah dicapai bangsa Indonesia, serta perannya dalam pergaulan antarbangsa. Tidak hanya itu, posisi Indonesia dalam percaturan dunia yang semakin hari semakin penting, serta letak geografisnya yang sangat strategis menyebabkan banyak orang asing tertarik dan berminat untuk mempelajari bahasa Indonesia. Salah satunya sebagai alat tujuan politik, perdagangan, seni budaya, maupun pariwisata.

“Di dalam negeri saat ini, tercatat tidak kurang dari 45 lembaga yang telah mengajarkan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), baik di perguruan tinggi maupun lembaga-lembaga kursus. Sementara itu, di luar negeri, Pengajaran BIPA telah dilakukan oleh sekitar 36 negara di dunia dengan jumlah tidak kurang dari 130 lembaga,” kata Chatarini.

Oleh sebab itu, lanjut Chatarini, STIBA Satya Widya yang berlatar belakang bahasa Asing khususnya Sastra Inggris ingin ikut berperan aktif dalam pengajaran BIPA dan menguatkan Bahasa Indonesia bagi penutur Asing. “Tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan wawasan mahasiswa tentang ke-BIPA-an agar setelah menyelesaikan studinya, para mahasiswa mampu menciptakan pekerjaan sendiri dengan cara memberikan kursus bahasa Indonesia bagi penutur asing,” imbuh Chatarini.

Sementara itu dijelaskan Chatarini, selain menggelar acara Stadium Generale di Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, STIBA Satya Widya juga mengunjungi Museum Mpu Tantular. Yakni dalam rangka penjajakan kerjasama dalam bidang pengembangan pariwisata. “Kerjasama ini nantinya berupa peluang bagi mahasiswa untuk magang di museum sebagai tour guide. Dan juga dalam upaya peningkatan kualitas informasi yang tertulis dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa Indonesia, sehingga mudah dipahami oleh pengunjung lokal maupun dari luar negeri,” pungkas Chatarini.
Diharapkan pula dalam kunjungan itu, mahasiswa mendapat wawasan bahwa museum adalah sumber belajar budaya sekaligus tempat rekreasi.(*/kur)

Keterangan gambar: Kunjungan STIBA Satya Widya ke Pusat Bahasa-Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dan Museum Mpu Tantular Kabupaten Sidoarjo.(ist)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG_0432a-1024x683.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG_0432a-150x150.jpgREDAKSIPendidikanadakitanews,bahasa indonesia,balai bahasa,Berita,BIPA,sidoarjo,stiba satya widya,surabaya
ADAKITANEWS, Sidoarjo – Saat ini bahasa Indonesia sudah dianggap merupakan bahasa penting di dunia. Bahkan, bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa yang wajib dipelajari oleh warga asing saat hendak melakukan perjalanan, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata. Hal itu disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra (STIBA) Satya...