Baku Tembak Warnai Penangkapan Teroris di Kediri

teroris 2 Densus 1Adakitanews Kediri – Tim Densus 88 Mabes Polri, Jumat (16/1) pagi pukul 09.00 Wib, melakukan penggerebekan di rumah Rony alias Joko alias Muat, 30, warga RT 12 / RW 04, Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang diduga teroris. Dalam aksi pengerebekan tersebut, terjadi baku tembak antara Tim Densus 88 dengan teroris yang menyebabkan terduga teroris tewas di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, aksi penggerebakan yang dilakukan tim Densus 88 ini bermula saat Rony pulang dari sawah. Mengetahui Rony pulang dan keluar lagi dari rumahnya, Densus 88 langsung melakukan tembakan peringatan.

Namun, saat akan dilakukan penangkapan Rony langsung mengeluarkan senjata untuk melakukan perlawanan. Aksi baku tembak pun terjadi, Rony yang sempat melakukan penembakan sebanyak 3 kali, akhirnya tersungkur tewas usai ditembak oleh tim Densus 88, di halaman teras depan rumah tetangganya.

Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Polri, Kombes Pol, Ibnu Suhendra, mengatakan, dalam aksi penangkapan teroris di wilayah Kediri, Rony merupakan jaringan teroris Santoso. Dalam aksi baku tembak, Rony tewas setelah terkena tembakan di tubuh bagian dadanya. “Rony membawa senjata FN. Saat ini Jenazah Rony masih dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Kota Kediri,” tutur Kombes Pol Ibnu Suhendra.

Sementara itu, Suyono, tetangga Rony, kaget mendengar suara tembakan 4 kali, sekitar pukul 10.00 Wib, Suyono langsung keluar rumah untuk memastikan peristiwa tersebut. Alangkah terkejutnya, dia melihat Rony sudah dalam kondisi tewas di teras depan rumah Riantin, dekat rumahnya. “Mendengar suara tembakan, saya langsung keluar rumah. Saya mencoba mendekat tidak boleh, “terang Suyono.(gar)

Keterangan Gambar : Rumah kediaman Rony dan lokasi penembakan saat dijaga petugas di Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri

Recommended For You