width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo, Sugeng Mujiadi akhirnya divonis majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur di Surabaya 2 tahun lebih berat dibandingkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo.

Dalam sidang banding itu, Sugeng terbukti bersalah dalam pengadaan pipanisasi senilai Rp 8,9 miliar untuk program Sambungan Rumah (SR) Tahun 2015 lalu.

Jika di Pengadilan Tipikor terpidana divonis 4 tahun penjara, di Pengadilan Tinggi Sugeng justru divonis 6 tahun penjara. Hal ini setelah terpidana, mengajukan banding atas putusan pengadilan Tipikor beberapa bulan lalu.

Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Adi Harsanto mengatakan putusan banding di PT memang lebih berat. Karena mantan Dirut PDAM Delta Tirta itu divonis 6 tahun penjara dari putusan sebelumnya, yakni 4 tahun penjara. “Keputusan banding itu baru dikeluarkan PT kemarin, Selasa (02/05),” jelasnya, Rabu (03/05)

Setelah putusan itu, kata Adi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih pikir-pikir untuk mengajukan kasasi. Sedangkan terpidana sendiri, menurutnya kemungkinan masih tidak terima atas putusan majelis hakim PT itu.

“Terserah terdakwa (terpidana) mau kasasi apa tidak. Kalau kami masih pikir-pikir belum memutuskan untuk kasasi,” imbuhnya.

Bagi mantan Kasi Intel Kejari Sumenep ini, putusan Sugeng Mujiadi tergolong berat dibandingkan 3 terpidana lainnya dalam perkara dugaan korupsi pengadaan pipanisasi itu. Namun 3 terpidana lain yakni Amiruddin Fauzi (Panitia Lelang) diputus Pengadilan Tipikor 1,5 tahun penjara, Ardiani (PPK) divonis Pengadilan Tipikor 1 tahun 8 bulan dan Tjio Julius (Direktur PT Langgeng Jaya selaku pemenang lelang) diputus Pengadilan Tipikor 2,5 tahun penjara.

“Untuk ketiga terpidana itu tidak ada yang mengajukan banding. Ketiganya menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor,” tegasnya.

Menurutnya, mantan Dirut PDAM itu bukan hanya terjerat satu perkara. Akan tetapi juga ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemasangan pipanisasi SR Tahun 2015 senilai Rp 17 miliar. Oleh karenanya, pasca menjalani putusan perkara pertama, Adi memastikan mantan pejabat PDAM Delta Tirta Sidoarjo itu bakal menjalani hukuman perkara selanjutnya.

“Kalau sudah selesai menjalani tahanan perkara pertama pasti akan menjalani tahanan perkara selanjutnya. Karena dia (Sugeng,red) terjerat 2 perkara yang berbeda saat menjabat Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Mantan Direktur Utama PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Sugeng Mujiadi. (bawah) Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo.(foto : mus purmadani)