ADAKITANEWS, Jombang – Akses jalan nasional di Jalan Raya Mojoagung Kabupaten Jombang mengalami kelumpuhan akibat banjir yang meluap hingga menutupi ruas jalan penghubung antar provinsi tersebut.

Dari pantauan Tim Adakitanews.com di lokasi, Kamis (22/02) pukul 13.30 WIB, kondisi cukup parah terlihat di wilayah simpang empat Gambiran atau depan Polsek Mojoagung. Di lokasi tersebut, air yang membanjiri mencapai ketinggian hampir setinggi lutut orang dewasa.

Dengan kondisi seperti itu, ruas jalan nasional otomatis tidak bisa dilalui oleh pengguna jalan. Selain itu, terpantau juga penutupan arus lalu lintas dilakukan oleh petugas kepolisian mulai dari pintu masuk bypass Jombang-Mojokerto dan arah sebaliknya.

Saat dikonfirmasi Tim Adakitanews.com, Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana mengatakan bahwa arus lalu lintas sementara dialihkan ke ruas bypass Mojoagung. Pengalihan arus tersebut, kata AKP Inggal Widya Perdana dimulai sejak pukul 08.00 WIB, Kamis (22/02).

“Semua kendaraan roda 4 maupun roda 2 kami alihkan melalui bypass Mojoagung. Semua anggota sudah kami tugaskan untuk berjaga dan pengaturan lalu lintas,” ungkap Kasat Lantas Polres Jombang saat dikonfirmasi melalui telepon.

Sedangkan menurut warga sekitar, banjir terjadi sejak pukul 07.30 WIB. Banjir yang menggenangi jalan nasional tersebut, merupakan luapan dari Sungai Catak Banteng Kecamatan Mojoagung. “Ini merupakan banjir tahunan yang sudah setiap tahun terjadi. Tetapi biasanya tidak sampai ke jalan raya,” ujar Pardi, 48, saat diwawancarai.(ar)

Keterangan gambar: Kondisi Jalan Nasional di Simpang Empat Gambiran Kecamatan Mojoagung.(foto:adi rosul)