Banner Dukungan untuk Bupati Jombang, Terpasang di Depan Balai Desa

758

ADAKITANEWS, Jombang – Menuju ajang Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018 mendatang, mulai muncul berbagai dukungan untuk Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko yang akan kembali maju pada Pemilihan Bupati Jombang tahun depan. Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni banner Bupati Jombang yang terlihat terpasang di salah satu kantor desa.

Papan dukungan untuk Nyono Suharli Wihandoko yang akan kembali maju pada Pilbup di Kabupaten Jombang ini, terlihat terpasang tepat di depan kantor Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Dalam papan dukungan berukuran besar tersebut, terdapat gambar Bupati Jombang saat ini, dengan disertai tulisan “Bupatine Wong Jombang Periode 2018 – 2023”. Tidak hanya itu, pada papan dukungan itu juga terlihat penegasan dukungan dengan menempelkan kata “Lanjutkan”.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Pesantren, Ahmad Wahyudi mengatakan bahwa pemerintahan di Kabupaten Jombang yang dipimpin oleh Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko saat ini dinilai sudah baik. “Pemerintah hari ini sudah baik. Banyak hal yang dulunya tidak pernah tersentuh oleh pemerintah, seperti pemberdayaan takmir masjid dan musala tetapi pada era Pak Nyono semuanya tersentuh dan dianggarkan,” ungkap Kepala Desa Pesantren saat ditemui Tim Adakitanews.com, (20/10).

Ahmad Wahyudi juga menuturkan bahwa dengan berhasilnya kinerja Bupati Jombang saat maka kedepan harus dilanjutkan. “Menurut saya sekarang sudah bagus harus dilanjutkan, dan saya berharap kedepan bisa lanjut,” tuturnya.

Terpisah, Anggota Panwaslu Kabupaten Jombang, Ahmad Udi Masjkur mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya memang belum bisa melakukan penindakan hukum selama belum ditetapkannya pasangan bakal calon Kepala Daerah.

“Sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon secara hukum, kami belum dapat melakukan penindakan apabila ada dugaan pelanggaran tahapan secara umum, termasuk indikasi dugaan adanya alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di kantor pemerintahan,” ujar Ahmad Udi Masjkur saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Selain itu, Panwaskab Jombang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki wewenang untuk melakukan penertiban atas adanya dugaan APK yang terpasang di kantor pemerintahan.

“Kami mengimbau kepada para pihak untuk menahan diri sebagai langkah preventif dan turut serta melakukan upaya pencegahan terhadap hal-hal yang mengarah pada gangguan ketertiban secara umum menjelang Pemilukada serentak 2018. Secara khusus, dugaan adanya APK yang terpasang di kantor pemerintahan merupakan ranah Pemda untuk melakukan penertiban. Terkait hal itu kami berharap Pemda dapat menindaklanjutinya,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Papan dukungan untuk bupati dua periode yang ada di depan Balai Desa Pesantren Kecamatan Tembelang.(foto:adi rosul)