width=

img-20161030-wa0009ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pedagang sayur eceran di Pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri mengaku sudah mendapat izin dari petugas pasar untuk berjualan. Bahkan selama ini mereka tidak pernah merasa saling bersaing dan mengusik keberadaan pedagang sayur grosir di tempat tersebut.

Binti, warga Gurah Kabupaten Kediri yang merupakan salah satu penjual eceran di pasar grosir Ngronggo mengaku sudah mendapatkan izin dari petugas pasar grosir untuk berjualan di sana. Sejauh ini, dia hanya membayar karcis untuk tempat dan parkir motor  sebesar Rp 4.000.

“Saya sudah 4 tahun jualan di sini. Dan pihak petugas pasar tidak melarang berjualan di sini,” ujarnya kepada Tim Adakitanews.com, Minggu (30/10).

Binti mengaku selama ini tidak memiliki permasalahan dengan para pedagang grosir. Sebab, Binti mengaku hanya menjual sayurannya kepada pedagang sayur keliling, sedangkan pedagang grosir menjual sayurannya kepada pembeli dengan skala besar.

“Kita tidak bersaing. Kan, beda pembelinya. Kalau kita (pedagang eceran,red) pembelinya pedagang sayur keliling. Kalau penjual grosir pembelinya para pemborong sayuran yang kebanyakan dari luar kota,” jelasnya.

Selama ini, Binti dan pedagang eceran lainnya membuat tempat sendiri untuk berjualan. Dengan hanya beratapkan terpal dan satu meja, Binti menjajakan sayurannya kepada pedagang sayuran keliling. “Di sini ada sekitar sepuluh ruko kecil yang kita buat sendiri dari bambu dan atapnya terpal,” tambahnya.

Penjual sayur eceran berjualan dipinggiran pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri. Informasi yang dihimpun, kebanyakan mereka menjajakan sayuran dari hasil bumi mereka sendiri dan nantinya dijual kepada pedagang sayuran keliling dan ibu rumah tangga lainnya.(Ich/Zay)

 

Keterangan Gambar : Pedagang sayur eceran di pasar Grosir Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri.(Foto : Ichwan Kurnia)