RAJAWALI TV_NGANJUK BUPATI SUTRISNO BEBAS DARI PENJARA.mp4_000106639ADAKITANEWS, Nganjuk – Sutrisno Rachmadi mantan Bupati Nganjuk akhirnya bebas dari kurungan penjara setelah mendapatkan keputusan bebas bersyarat dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkuham). Mantan Bupati Nganjuk dua periode inipun langsung melakukan sujud syukur pasca keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Nganjuk, Jumat (29/01).

Mantan Bupati Nganjuk periode 1993-2003 ini divonis bersalah dalam kasus korupsi APBD Kabupaten Nganjuk pada tahun 2003 senilai Rp 1,03miliar . Sebelum ditangkap pada tanggal 22 Oktober 2014 di Jakarta, Sutrisno sempat menjadi buron 4 tahun lamanya.

Sutrisno yang ditemani kuasa hukum dan keluarganya, berpamitan kepada petugas rutan II B Nganjuk. Setelah keluar dari rutan Sutrisno langsung sujud syukur sebagai bentuk syukur  atas kebebasan dirinya.

“Bapak sebelumnya mendapatkan remisi selama 3 bulan 16 hari. Mulai dari remisi lebaran, remisi umum dan juga remisi dasawarsa,” jelas Adiwibowo kuasa hukum Sutrisno Rachmadi

Lebih lanjut Adiwibowo menjelaskan, sesuai putusan Mahkamah Agung Sutrisno harus menjalani masa kurungan penjara selama dua tahun, dan membayar uang pengganti senilai Rp 962,500 juta. Namun, jika tidak dibayarkan maka ditambah kurungan penjara 6 bulan dan denda 50 juta rupiah.

“Bapak akan menjalani masa percobaan hingga April 2017. Selama masa percobaan bapak tidak boleh tersandung kasus pidana,” terang Adiwibowo

Terkait sujud syukurnya di depan rutan, Sutrisno mengatakan itu semua wujud dari rasa terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, Sutrisno merasa ikhlas dengan semua yang sudah dia jalani. “Saya berterimakasi kepada Tuhan karena masih diberi kesehatan. Ikhlas kok jalani semua ini,” ujar Sutrisno Rachmadi.

Guna keperluan administrasi, pasca keluar dari rutan Sutrisno langsung menuju Kejaksaan dan kantor Bapas Kediri.(jati/zay)

Keterangan Gambar : Sutrisno Rachmadi mantan Bupati Nganjuk 2 periode sujud syukur setelah keluar dari Rutan.