IMG_20150609_153004

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Psikiater RS Bhayangkara Kediri Dr Roni Subagja menyarankan kepada pemerintah untuk pro aktif menangani warga yang masih hidup dalam pemasungan. Pasalnya, sejak tahun 2010 Pemerintah telah mencanangkan Program Indonesia bebas pasung. Namun, hingga saat ini masih banyak warga yang hidup layaknya binatang.

“Terkait itu, pemerintah daerah harus memberikan perhatian khusus pada masyarakat yang tidak memiliki biaya pengobatan keluarganya yang menderita sakit jiwa. Selain itu, pemerintah juga harus pro aktif untuk memonitor dan mengupayakan pembebasan penderita sakit jiwa yang kini masih dipasung,” ujar Dr Roni Subagja

Lebih lanjut dr Roni mengungkapkan, selain pemerintah, pihak keluarga juga harus memiliki kesadaran untuk tidak memasung anggota keluarganya. Pasalnya,  keluarga pada umumnya tidak paham apa yang sebaiknya dilakukan terhadap penderita sakit mental atau khawatir yang bersangkutan melakukan tindakan merusak.

“Tindakan masyarakat yang memasung anggota keluarganya yang mengalami sakit jiwa, dengan alasan apa pun harus dihentikan. Karena dengan dipasung, keluarga yang mengalami sakit jiwa akan lebih menderita dan tersiksa”jelasnya

Dr Roni menyarankan kepada masyarakat yang keluarganya mengalami gangguan jiwa untuk memberikan pengobatan secara intensif. “Seharusnya diberikan pengobatan secaran intensif pada mereka, bukan malah diasingkan dan dipasung sebagaimana yang masih banyak dijumpai di Kediri saat ini,” terangnya.

Apalagi, lanjut Dr Roni obat-obat tersebut mudah didapatkan karena disetiap daerah sudah banyak rumah sakit dan juga apotek-apotek. “Cara yang lebih baik adalah dengan memberi obat yang kini sudah bisa didapat dengan mudah dan murah,” pungkas dr Roni Subagja.(zay).