ADAKITANEWS, Kota Kediri – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kediri mengadakan pelatihan jurnalistik untuk siswanya, Minggu (23/04). Sekitar 100 peserta pelatihan, langsung mendapat materi dari anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri, yang setiap hari melakukan kegiatan peliputan di lapangan.

Acara yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB tersebut diisi oleh M Rofi, dengan materi teknis penggalian data di lapangan.

Antusiasme para peserta semakin terlihat terutama saat sesi tanya jawab. Salah satunya terkait kesulitan di lapangan, ketika para wartawan bertemu dengan narasumber yang kurang memberikan ruang terhadap wartawan. “Bagaimana kalau kita bertemu narasumber yang tidak bersikap baik pada kita (wartawan,red). Padahal kita sudah sopan,” ujar salah satu siswa.

Menjawab pertanyaan itu, Rofi mengatakan bahwa sebagai wartawan, tetap harus sopan dan menjaga diri. “Kita tidak harus membalas dengan hal yang sama. Kita (wartawan,red) harus menunjukkan iktikad baik sebagai seorang jurnalis,” ujarnya.

Rofi juga menjelaskan, bahwa teori itu sangat jauh berbeda ketika seorang jurnalis melakukan praktik langsung di lapangan.

Rofi berharap, dengan adanya pelatihan jurnalistik ini, nantinya akan lahir para jurnalis-jurnalis profesional yang tetap bekerja dan berkarya sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. “Dengan pelatihan ini, kami dari PWI Kediri juga memberikan pembelajaran bagaimana cara menerpa isu berita hoax, dari media abal-abal, yang tidak memiliki izin dari Dewan Pers,” pungkasnya.(udn)

Keterangan gambar : Pelatihan jurnalistik siswa MAN 2 Kediri.(foto: fasihhuddin kholili)