ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sekitar 15 bangunan liar (Bangli) yang ada di Fasilitas Umum (Fasum) Perum Pesona Permata Gading 1 Desa Blurukidul Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo ditertibkan petugas Satpol PP yang dibantu anggota Polresta dan Kodim 0816 Sidoarjo, Senin (06/11). Penertiban belasan bangli berupa warung ini selain disebabkan permintaan warga setempat juga karena kondisinya makin lama makin banyak bangli dan terlihat kumuh.

Menurut tokoh masyarakat setempat, Lilik Lindarwati, warga meminta Bupati Sidoarjo yang kemudian diteruskan ke Satpol PP untuk menertibkan belasan bangli itu. “Kami minta bangunan-bangunan berupa warung itu ditertibkan karena tak berizin semua. Apalagi berdiri di atas fasum perumahan,” katanya.

Wanita 60 tahun itu menambahkan, penertiban bangli penting lantaran menempati fasum dan menutup sejumlah saluran air. Akibatnya air kerap tersumbat saat musim hujan tiba. “Yang membuka warung itu bukan warga perumahan sekitar. Makanya kami minta ditertibkan. Apalagi banyak saluran air yang tersumbat karena bangli itu,” imbuhnya.

Linda, begitu ia akrab disapa mengatakan rencananya setelah ditertibkan Satpol PP, fasum itu akan dibangun pujasera yang dikelola warga perumahan. Selain itu juga dilengkapi taman dan arena bermain. “Nanti akan dikelola warga perumahan. Dan tidak akan ada yang dijual ke orang daerah lain. Itu sudah mendapatkan persetujuan dari pengembang perumahan,” ujar Ketua PKK RW 15 Blurukidul ini.

Hal yang sama disampaikan Ar Rahman. Perwakilan pengembang perumahan ini meminta fasum yang dijadikan pujasera itu dikelola warga RW 15 dan PKK Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo. “Memang itu permintaan pengembang. Tujuannya agar tampak dari depan perumahan ini indah dan tertata bukan kumuh seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Hingga akhir penertiban belasan bangli itu berjalan lancar. Seluruh bangunan liar diratakan dengan tanah menggunakan alat berat dan dijaga petugas Satpol PP dibantu TNI dan Polri.(pur)

Keterangan gambar : Penertiban bangli di Bluru Kidul.(foto: mus purmadani)