Belum Memiliki Izin, Satpol PP Tutup Rencana Pembangunan Pabrik

1198

ADAKITANEWSSegel Pabrik 3, Nganjuk – Rencana pembangunan pabrik sepatu Young Tri Industri  di Dusun Bener Desa/Kecamatan Lengkong dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nganjuk, Minggu(31/5). Pasalnya, pembangunan pabrik tersebut belum memiliki ijin berupa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),  Hinder Ordonantie (HO), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Amdal dan izin operasional lainnya.

Dalam penutupan pembangunan pabrik tersebut Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Daerah Kabupaten Nganjuk di dukung oleh Tim Gabungan bersama Polres Nganjuk dan Kodim 0810/Nganjuk serta Sub Den Polisi Militer 0810/Nganjuk.

“Rencana pembangunan pabrik sepatu ini belum memiliki beberapa izin, selain itu ada proses pembebasan tanahnya yang masih bermasalah, maka kami hentikan pengurukan tanahnya sampai pihak pabrik mengurus izinnya,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk, Suhariyono

Menurutnya, ada beberapa izin yang harus dipenuhi pihak pabrik sebelum melanjutkan pembangunannya. Beberapa izin yang belum dipenuhi oleh pihak pabrik, yakni SIUP, HO, IMB, Amdal maupun izin lainnya yang berhubungan dengan operasional pembangunan sebuah tempat industri. ”Jika izinnya sudah terpenuhi, baru boleh melanjutkan pengurukan tanahnya,” tegasnya

Penutupan  operasional pembangunan pabrik milik Yang Chun Te alias Jhony, didasarkan atas anggapan melanggar Perda Kabupaten Nganjuk nomor 04 tahun 2011, dan Perda Kabupaten Nganjuk nomor 8 tahun 2013  tentang perizinan. ”Sesuai aturan, sebelum melakukan kegiatan fisik, pengelola harusnya sudah mengantongi izin terlebih dahulu,” terangnya.

Agar rencana pembangunan yang masih dalam pengurukan ini tidak berlanjut, Sat Pol PP menyegel pintu masuk pembangunan pabrik dengan memasang banner tanda penutupan kegiatan tersebut. “Sesuai pasal 232 KUHP, barang siapa dengan sengaja merusak atau memindahkan segel ini, maka terancam akan dipidana penjara dua tahun delapan bulan,” tegas Herek.

Sementara ini, pihak pabrik hanya memiliki izin lokasi yang dikeluarkan Bupati Nganjuk nomor 508.08/K/411.306/2014. Di samping itu, pembebasan tanahnya masih dalam masalah, karena sebagian dari tanah tersebut adalah tanah kas desa yang hingga saat ini pembebasannya masih dalam negosiasi.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, operasional pembangunan pabrik sepatu yang ada di wilayah Kecamatan Lengkong ini, setiap harinya mendatangkan urukan hingga 200 truk dari Bojonegoro. Pengurukan pabrik dengan luas 62.882 meter persegi ini hampir selesai, namun karena perizinana yang kurang lengkap, pengurukannya tidak dapat dilanjutkan.(jati).

Keterangan Gambar : Penutupan pembangunan pabrik Young Tri Industri di Lengkong Nganjuk oleh Tim Gabungan Nganjuk yang dipimpin Satpol PP