ADAKITANEWS, Sidoarjo – Program pembagian beras untuk keluarga miskin, resmi dilaunching oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah kepada 4.210 rumah tangga miskin di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu (25/07).

Raskin yang dibagikan kepada masing-masing rumah tangga miskin ini berjumlah 10 kilogram selama 10 bulan. Dari jumlah penerima Raskin atau Bupati menyebutnya dengan Rasta (beras sejahtera) ini, tidak ada perubahan jika dibanding tahun 2016 lalu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Anik Puji Astutik mengatakan data tersebut berasal dari pusat. Sedangkan 4.210 warga miskin penerima, diambilkan dari data paling bawah. Sehingga warga yang belum menerima raskin sekitar 31 ribu. “Kita ambil data paling miskin, sehingga penerima sudah benar benar valid,” jelasnya.

Data APBD di Sidoarjo, ada 36.207 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Namun yang menerima baru sejumlah 4.210 RTS. Sedangkan data total APBN dan APBD ada sekitar 117 ribu RTS.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta agar beras sejahtera yang didapat warga miskin tidak dijual kembali, tapi dikonsumsi sendiri. Tak hanya itu, Bupati juga memberikan jaminan terkait kualitas dan kuantitas beras tersebut.

Sementara itu terkait upaya Pemkab Sidoarjo dalam mengurangi angka kemiskinan di Sidoarjo, Bupati mengatakan akan memberikan lapangan pekerjaan bagi keluarga miskin. Hal itu disampaikan karena sampai tahun 2017 ini, kemiskinan dan pengangguran semakin naik.

“Selama tahun 2010 angka kemiskinan yang awalnya 11,6 persen turun menjadi 6,5 persen. Pengangguran yang awalnya 9,5 persen menjadi 4,5 persen. Rupa-rupanya sekarang semakin meningkat,” pungkasnya.(pur)

Keterangan gambar : Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah saat membagikan Raskin.(ist)