ADAKITANEWS, Kediri – Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang rencana penerapan full day school. Salah satu yang menjadi kekhawatiran Bupati, adalah soal penyediaan makan siang para siswa, yang harus mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga sore hari.

Bupati dua periode itu menjelaskan, jika program 5 hari sekolah benar-benar diterapkan, sekolah dipastikan harus menyediakan makan siang bagi para siswanya. “Siswa itu kan sampai jam 3 sore. Jadi harus ada makan siang. Itu nanti yang menyediakan siapa?” kata Bupati di sela acara buka puasa bersama awak media, Sabtu (17/06) sore.

Bupati mengatakan, penyediaan makan siang tersebut haruslah jelas asal anggarannya. Ia khawatir, jika belum ada kejelasan soal hal tersebut nantinya bisa saja orangtua yang kembali mengeluarkan biaya. “Nanti jangan-jangan, malah orangtua yang dimintai pungutan oleh sekolah untuk menyediakan makan siang,” imbuhnya.

Namun demikian, Bupati Kediri mengaku masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah terkait petunjuk teknis atau petunjuk pelaksanaan rencana program 5 hari sekolah tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, program full day school atau 5 hari sekolah tersebut rencananya bakal diterapkan oleh pemerintah mulai tahun ajaran baru 2017/2018 ini. Meski demikian, banyak pihak yang juga mengaku belum menyetujui rencana program tersebut.(kur)

Keterangan gambar: Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno saat acara buka puasa bersama awak media.(ist)