ADAKITANEWS, Kediri – Penutupan dua jalan penghubung di Kota dan Kabupaten Kediri bakal dilakukan selama sekitar 42 jam, dalam rangka pembangunan saluran air yang memerlukan pengangkatan rel kereta api.

Jalan yang ditutup itu adalah perempatan Semampir menuju arah timur, tepatnya di Jalan Mataram (Timur Pabrik Kayu Wonojati,red) Kota Kediri, dan Jalan Raya Jong Biru arah ke timur yaitu Jalan Gajah Mada Kabupaten Kediri.

Manajer Gumas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto mengatakan, beberapa waktu lalu warga memang meminta saluran air di lokasi tersebut diperlebar. Yakni dengan mengirim surat melalui PT Gudang Garam (GG) Tbk, yang kemudian bersama Dinas Pengairan Kediri melakukan koordinasi dengan PT KAI.

“Seterusnya diarahkan untuk mengirim surat izin ke Dirjen Perkeretaapian. Setelah izin turun, informasi yang saya dapat kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Pengairan namun tetap dalam pengawasan dari PT KAI, terkait agar operasional perjalanan KA tidak terganggu,” cakapnya, saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (05/05).

Rencananya kedua jalan itu akan ditutup sejak Sabtu (06/05) pukul 07.00 WIB hingga Senin (08/05) pukul 01.00 WIB. Untuk itu, Supriyanto mengimbau kepada masyarakat maupun instansi terkait, serta perusahaan yang melalui jalan tersebut agar bisa lewat jalur alternatif lain.

Untuk kedepannya, Pemerintah melalui Dirjen KA pasti akan melakukan penambahan jalur atau double track. “Tapi saya kurang paham kapan akan ditambah double track, karena itu kewenangan dari Dirjen KA. Yang saya ketahui saat ini dalam pengerjaan adalah double track lintas Jombang-Madiun dan Madiun-Solo,” imbuhnya.(udn)

Keterangan gambar : Jalan Mataram, jalur Kereta Api yang relnya akan diangkat dan proyek pelebaran saluran air.(foto:fasihhuddin kholili)