width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk, melakukan penggalian benda purbakala yang diduga merupakan sebuah umpak, di pekarangan rumah salah seorang warga di Jalan Mayjen Sutoyo IX, Lingkungan Templek Kelurahan Jatirejo Kecamatan Nganjuk, Senin (07/11).

Benda yang diperkirakan sudah lama terpendam itu ditengarai berupa umpak atau alas dari sebuah bangunan. Setelah dilakukan penggalian, benda yang juga diyakini bernilai sejarah tinggi itu selanjutnya diangkat dan disimpan di Museum Nganjuk untuk dilakukan penelitian.

Amin fuadi, Kasi Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa penemuan benda yang diduga umpak tersebut adalah kali pertama di Nganjuk. “Umpak biasanya dipakai sebagai alas tiang soko guru (4 tiang pada rumah induk). Untuk memastikan apakah tempat ini dulu pernah dibangun sebuah pendopo atau sejenisnya, masih kita lakukan penelusuran,” ujarnya.

Sebelum digali, kata Amin, warga sekitar pernah melakukan penggalian sekitar 20 tahun yang lalu, dan menganggap benda ini adalah lumpang (tempat menumbuk padi). “Memang bentuknya mirip lumpang,” jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh Darsono, Lurah Jatirejo. Menurutnya, benda dengan tinggi 71 sentimeter dan panjang 79 sentimeter ini diyakini warga mempunyai kekuatan magis dan dihuni makhluk halus. “Dulu penah digali dan diangkat, namun rantainya putus. Akhirnya warga menjadi takut,” tuturnya.(Jati)

Keterangan Gambar: Proses evakuasi benda mirip umpak.(Foto : Bagus Jatikusumo)