ADAKITANEWS, Kota Kediri – Bendera merah putih yang sobek di Sungai Brantas Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri, yang awalnya hendak diganti oleh beberapa anggota Pramuka dari Kwartir Cabang Kota Kediri gagal dilakukan, Senin (28/08).

Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Kota Kediri, Mukhlis Hidayat beserta beberapa anggotanya yang berangkat menggunakan perahu, gagal mendekati pulau kecil di sebelah utara Jembatan Semampir itu. Perahu terpaksa berhenti tepat di sisi selatan jembatan. Sebab ternyata, di bawah jembatan terdapat jejeran batang besi yang berfungsi sebagai penahan arus bawah sungai.

“Ada besi di bawah jembatan. Kalau dipaska diteruskan, perahunya bisa rusak dan bahaya,” ujar Mukhlis.

Meski gagal dilakukan, rencananya para anggota pramuka ini akan kembali datang ke lokasi pada Selasa (29/09) besok, menggunakan perahu tanpa mesin. “Besok kita kembali lagi ke lokasi. Rencananya pakai perahu tanpa mesin yang bisa melewati besi pembatas itu,” imbuhnya.

Mukhlis mengatakan, penggantian bendera sobek itu merupakan bentuk kepedulian mereka, para anggota Pramuka sebagai generasi muda. “Ini bentuk kepedulian kami, sebagai generasi muda di Kota Kediri. Bendera sobek itu nanti, akan kami ganti dengan bendera yang baru,” tukasnya.

Sementara itu Mustoro, yang saat itu ikut mengantar para anggota DKC Kwarcab Kota Kediri mengaku salut dengan kepedulian mereka. Pramuka yang merupakan perwakilan dari generasi muda, ternyata tetap menunjukkan semangatnya peduli terhadap Merah Putih. “Saya salut dengan perjuangan Pramuka. Mereka peduli begitu melihat kondisi bendera merah putih yang sobek, dan semangat ingin menggantinya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bendera Merah Putih di sebuah pulau di tengah Sungai Brantas, atau tepatnya sisi utara Jembatan Semampir terlihat sobek. Bagian putih bendera, kini juga hanya tinggal separuh.(kur)

Keterangan gambar: Kondisi bendera yang sobek di sebelah utara Jembatan Semampir.(dok. Adakitanews.com)