Beroperasi Pada Mudik Lebaran, Angkutan Barang Ditilang

ADAKITANEWS2015-07-12_21.38.462015-07-12_21.39.16, Nganjuk – Untuk kelancaran arus mudik lebaran, H-7 hingga H+7 lebaran, Idul Fitri, angkutan barang dilarang beroperasi. Hal itu sebagaimana diatur dalam instruksi bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dir Lantas Mabes Polri terkait pengaturan arus mudik dan arus balik lebaran.

Kasatlantas AKP Rise Sundartati melalui Brika Billy petugas satlantas, Minggu, (12/7) mengatakan dirinya menjalankan tugas dari pimpinan untuk melakukan penindakan kepada truk bermuatan yang masih melakukan aktifitas.

Ditambahkan oleh Billi, pihaknya  hari ini masih memberikan toleransi kepada truk angkutan barang. “Kami hanya melakukan penilangan, Tetapi apabila besok (Senin (13/7- red) truk bermuatan masih tetap beroperasi maka kami akan menghentikan paksa hingga H+7. Sopir dipulangkan, sementara truknya kami tahan hingga H+7 lebaran,” ungkapnya.

Tetapi pihak kepolisian memberikan solusi, yaitu dengan barang muatannya dilansir dengan menggunakan mobil pickup. Ditambahkan oleh Billy, pada H-7 hingga H+7 lebaran yang diijinkan melakukan aktifitas hanya  truk muatan sembako, BBM dan pupuk.

Sementara, Hariyanto, sopir truk yang ditilang karena masih beroperasi jelang lebaran saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu kalau pada H-7 lebaran dirinya sudah tidak diperbolehkan melakukan aktifitas. Dia juga mengaku kalau dirinya tidak mendapatkan sosialisasi.”Saya tidak tahu aturan itu, kalau saat ini saya harus ditilang mau bagaimana lagi,” keluhnya. (Jati)

Keterangan Gambar : Salah satu truck yang ditilang karena masih beraktifitas menjelang saat arus mudik lebaran

Recommended For You