ADAKITANEWS, Blitar – Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar, Djoni Sanusi mengatakan, meski Kabupaten Blitar memiliki wilayah yang cukup luas, namun ketersediaan mobil pemadam kebakaran masih sangat minim. Dari 22 kecamatan yang ada, pihaknya hanya memiliki dua mobil damkar.

Menurutnya, jumlah itu sangat kurang jika dibandingkan luas wilayah Kabupaten Blitar. “Tentunya adanya 2 mobil pemadam kebakaran ini sangat tidak memadai dan tidak bisa maksimal jika untuk menangani kebakaran yang besar. Apalagi wilayah Kabupaten Blitar luas,” kata Djoni Sanusi, Selasa (25/04).

Dengan minimnya jumlah mobil damkar ini, lanjut Djoni, otomatis membuat kinerja tim pemadam kebakaran tidak bisa maksimal. Pasalnya saat ini kedua mobil damkar tersebut diparkir di markas Satpol PP Kabupaten Blitar, yang terletak di Kota Blitar. Sedangkan kebakaran bisa terjadi di wilayah lain dengan jarak cukup jauh dari markas Satpol PP, seperti di Kecamatan Wonodadi, Kesamben, atau Selorejo.

Menurut Djoni, kondisi ini juga diperparah dengan kurangnya personel ahli. Dimana saat ini hanya ada delapan personel pemadam kebakaran. Enam merupakan personel ahli, sedangkan dua sisanya adalah tambahan dari PMI Kabupaten Blitar.

Meski demikian Djoni mengaku, pihaknya akan memaksimalkan tenaga yang ada karena sampai saat ini belum bisa melakukan penambahan personel.

“Sebelumnya kita gabung dengan BPBD. Disana personel kita cukup karena ada bantuan dari petugas Tagana. Tapi sekarang pasca digabung dengan Satpol PP otomatis personelnya kurang, karena Satpol PP sendiri juga masih kekurangan personel,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, saat dikonfirmasi melalui telepon, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo meminta agar Satpol PP segera mengajukan anggaran untuk penambahan mobil damkar.

Ia menegaskan, DPRD tidak akan mempersulit pengajuan anggaran asal penggunaannya proposional. “Intinya, asalkan penggunaan anggaran sesuai dengan peruntukannya dan benar-benar bermanfaat, kita tidak akan mempersulitnya,” kata Wasis, Selasa (25/04) siang.

Sementara untuk kekurangan personel, Wasis menyarankan agar Satpol PP berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta mengusulkan penambahan personel. “Ya pemadam kebakaran itu memang merupakan salah satu tim yang keberadaannya sangat penting dan dibutuhkan, sehingga otomatis memang harus ada tambahan personel,” paparnya.(blt2)

Keterangan gambar: Dua mobil damkar saat diparkir di kantor Satpol PP Kabupaten Blitar.(foto : fathan)