Bolos di Warung Kopi, 42 Siswa Terjaring Satpol PP

ADAKITANEWS, Jombang – Guna membantu program Pondok Ramadan yang digagas sekolah-sekolah di Kabupaten Jombang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Jombang menggelar kegiatan penertiban terhadap para siswa yang kedapatan membolos di tempat-tempat umum, Senin (05/06).

Penertiban dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban (Kabag Trantib), Ali Arifin dengan cara sweeping ke lokasi-lokasi yang sering diketahui dipakai oleh para pelajar untuk membolos. Beberapa lokasi tersebut yakni di Pasar Citra Niaga tepatnya di lingkungan rental Playstation (PS), kemudian di kompleks pertokoan Simpang Tiga Jombang yang juga di rental PS.

Selain di dua rental PS tersebut, juga dilakukan sweeping di dua warung, yaitu warung di wilayah Jalan Gus Dur di Desa Sengon Kecamatan/Kabupaten Jombang, dan juga Warung di Jalan Patimura yang juga berada di desa yang sama.

Ali Arifin menjelaskan bahwa dari 4 titik sweeping tersebut petugas berhasil mengamankan 42 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Jombang. Dan dari 42 siswa yang terjaring razia Satpol PP, diketahui hanya 5 siswa yang mengaku sedang menjalankan ibadah puasa dan 37 lainnya tidak menjalankan Rukun Islam tersebut.

“Kami mengamankan 42 siswa dari warung dan rental PS, 37 diantaranya tidak berpuasa. Saya sangat menyayangkan mental ibadah anak muda saat ini,” ungkap Ali Arifin saat dikonfirmasi, Senin (05/06).

Ia menambahkan, dari 42 siswa yang terjaring tersebut langsung diarahkan ke kantor Satpol PP guna pendataan dan pembinaan. “Pembinaan yang kami lakukan di kantor dengan cara memberikan pemahaman agama dan pendidikan rohani serta hukuman push up bagi yang tidak berpuasa,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Para pelajar yang terjaring razia sedang diberi arahan di kantor Satpol PP.(foto:adi rosul)

Recommended For You