2016-02-03_19.09.27ADAKITANEWS, Madiun – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjamin pendistribusian Kartu Indonesia Sehat-Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI) tidak dipungut biaya. BPJS juga mendirikan Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI (P3DKIS) di setiap daerah.

Sosialisai pendistribusian KIS-PBI diselenggarakan BPJS kantor cabang Madiun, Rabu (03/02). Kepala Cabang BPJS Kesehatan Madiun Yessi Kumalasari menjelaskan, pendistribusian KIS-PBI sudah mencapai 90% pada akhir pekan lalu. Yessi menambahkan, sesuai harapan pada bulan Februari semua KIS-PBI sudah terdistribusikan kepada peserta KIS.

“Kami melayani untuk Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi dan Ponorogo, sedangkan jumlah peserta KIS-PBI total sebanyak 1.361.993 jiwa peserta. Terinci Kabupaten Ngawi 444.959 jiwa, Kabupaten Ponorogo 375.867 jiwa, Kabupaten Madiun 272.581 jiwa, Kabupaten Magetan 238.050 jiwa dan Kota Madiun 30.536 jiwa,” jelasnya

Lebih lanjut Yessi Kumalasari mengatakan, guna memantau pendistribusian KIS-PBI tersebut, pihak BPJS Kesehatan sudah menyediakan P3DKIS. Menurutnya, selain memantau pendistribusian, posko ini juga digunakan untuk tempat pengaduan masyarakat penerima KIS-PBI.

“Kami minta kepada penerima KIS-PBI, jika ada pengirim atau pihak distribusi meminta uang tambahan, agar ditolak atau tidak diberikan. Lalu, kami berharap penerima KIS-PBI melaporkan atas hal itu. Kami pastikan pihak ketiga melakukan pungutan itu diberikan teguran hingga sanksi lain,” jelas Yessi Kumalasari.

Pihak Kantor Cabang Madiun juga menyediakan layanan pelaporan melalui telephon ataupun SMS. Bagi pelaporan atau pengaduan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Madiun melalui nomor ponsel 08125914682 (Anita) atau email: kc-madiun@bpjs-kesehatan.go.id. Pelayanan  nomor ponsel juga dilayani di masing-masing wilayah kerja.

“Bagi pelaporan maupun pengaduan, kami berjanji berikan pelayanan cepat, agar dapat memberikan kepuasan,” ujar Yessi.(*/UK)

Keterangan Gambar : Konferensi pers BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun.