ADAKITANEWS, Sidoarjo – Badan Pertanahan Sidoarjo (BPN) Kabupaten Sidoarjo menargetkan Proyek Nasional Agraria (Prona) yang merupakan program Jokowi ini tetap bisa diwujudkan. Targetnya, Prona terhadap 11.500 bidang tanah pada tahun 2017 ini bisa terealisasi.

Hal tersebut disampaikan Dalu Agung Darmawan di sela-sela serah terima jabatan sebagai Kepala BPN Sidoarjo menggantikan Nandang Agus Taruna yang pindah tugas ke BPN Kanwil Sumatera Utara. Menurut Dalu, Prona harus tetap terlaksana. “Rugi kalau tidak terlaksana,” ujarnya di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (07/04) malam.

Pria berkumis ini menambahkan, pihaknya baru saja berkoordinasi dengan 15 kepala desa yang bakal menerima Prona. Itu dilakukan agar pelaksanaan Prona bisa berjalan sesuai rencana. “Kami juga bakal koordinasi dengan SKPD dan Bupati terkait Prona ini,” tandas mantan Kepala BPN Kabupaten Gresik ini.

Soal adanya biaya yang harus ditanggung warga, Dalu menegaskan, selain anggaran dari pemerintah pusat, memang ada sejumlah kewajiban yang harus ditanggung oleh masyarakat, misalnya materai dan petok. “Makanya kami akan terus komunikasi dengan Kades dan perangkat desa untuk solusi terbaiknya,” jelas Dalu.

Sementara itu mantan Kepala BPN Sidoarjo, Nandang Agus Taruna menyatakan rasa terima kasihnya atas dukungan Forkopimda dan masyarakat Sidoarjo saat bertugas selama 2 tahun 7 bulan di Sidoarjo. “Pengalaman bertugas di Sidoarjo, ngantor pertama kali, jam 8 pagi, langsung disambut demo,” ungkapnya menceritakan kesan pertama di Sidoarjo.(sid2)

Keterangan Gambar : Kepala BPN Sidoarjo, Dalu Agung Darmawan (kanan) menandatangani pinjam pakai Kantor BPN Sidoarjo disaksikan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, saat sertijab di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (07/04) malam.(ist)