ADAKITANEWS, Sidoarjo – Salah satu anggota Polresta Sidoarjo, Bripka Achmad Chusairi merupakan sosok yang kerap terlihat setiap kali ada kegiatan, khususnya di lingkup kepolisian. Ia merupakan salah satu personel yang bertugas mendokumentasikan kegiatan Polresta Sidoarjo, sekaligus kondisi lalu lintas dengan menggunakan drone. Meski kecintaannya terhadap drone, bintara polisi kelahiran 24 Desember 1982 ini rupanya juga gemar olahraga beladiri asal Jepang, yakni Jujitsu.

=========

Bripka Achmad mengaku, ketertarikannya pada olahraga ini dimulai sejak tahun 1998 lalu. “Saat itu saya baru kelas 1 SMK YPM 4 Taman Sidoarjo. Sebenarnya ini kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Saya pilih Jujitsu karena selain fungsinya untuk beladiri, ini juga termasuk olahraga dan seni keindahan gerak. Kenapa saya memilih beladiri ini, karena dalam jujitsu sudah lengkap. Di dalamnya ada pukulan, tendangan, lemparan bahkan kuncian,” ujarnya kepada Tim Adakitanews.com, Rabu (21/06).

Anak bungsu dari tujuh bersaudara ini mengaku sempat berlatih selama tiga tahun dan sempat vakum ketika daftar polisi. “Setelah menjadi polisi saya kembali latihan. Dan pada tahun 2005 saya mendapatkan prestasi juara 2 tingkat Jawa Timur,” ujarnya.

Kepada Tim Adakitanews.com, putra pasangan (alm) H Markan dan Hj Karsiti ini tak sungkan berbagi pengalaman unik. Menurutnya, saat latihan ia pernah mengalami cedera memar tulang di bagian bahu. “Bukannya kapok, saya malah semakin semangat untuk belajar ilmu Jujitsu. Ternyata masih banyak yang belum saya ketahui,” jelasnya.

Ayah dua anak ini, saat masih duduk di bangku STM juga pernah reflek melempar seseorang gara-gara orang tersebut berbuat usil. “Jadi orang itu mencoba membuat keributan dan mengajak bertengkar. Tapi sebenarnya ilmu beladiri Jujitsu digunakan hanya dalam keadaan terpaksa. Sesuai sumpah semboyan yang ada,” katanya.

Dengan tingkatan Sabuk Hitam Dan III, Bripka Achmad Chusairi sudah menjadi pelatih. Bahkan menurutnya ia juga melatih di Polresta Sidoarjo. “Latihannya kalau kenaikan pangkat saja,” ujarnya.

Pria yang menjabat sebagai sekretaris Pengurus Besar Jujitsu Indonesia Provinsi Jatim ini mengatakan olahraga ini sangat bermanfaat baginya. “Selain untuk kesehatan juga membantu sewaktu-waktu sebagai bela diri,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Bripka Achmad Chusairi saat sedang bertugas dan latihan.(foto : mus purmadani/dok. pribadi)