width=

ADAKITANEWS, Jombang – Badan Urusan Logistik Sub Divre Surabaya Selatan memastikan bakal mengganti seluruh beras untuk warga miskin (Raskin ) berkualitas jelek yang telah diterima warga di dua Desa, yakni Desa Bareng dan Desa Tanjung Wadung Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, Selasa (11/10).

Kepastian itu disampaikan Kepala Bulog Sub Divre Surabaya Selatan, Norman Susilo menanggapi komplain warga penerima manfaat terkait kualitas raskin yang tidak layak dikonsumsi dalam dua bulan terakhir ini.

Kepala Bulog yang membawahi tiga wilayah, yakni Kabupaten Jombang, Kabupaten/Kota Mojokerto ini menjelaskan, proses penggantian bakal dilakukan dalam waktu 1 x 12 jam pasca adanya laporan dari pihak desa sesuai dengan tingkat kerusakan yang ada. Dia juga menjamin bahwa tidak ada tambahan biaya sepeserpun selama penggantian dilakukan.

“Sejauh ini baru dua desa, dan kami harapkan tidak ada lagi komplain kedepan. Apabila nanti ditemukan kualitas yang kurang baik, kami upayakan itu nanti diganti oleh Bulog. Bulog yang akan ambil ke desa, semua menjadi tanggungan Bulog,” kata Norman Susilo, Senin (10/10).

Sebelumnya, warga kurang beruntung penerima beras bersubsidi dari pemerintah, di Desa Tanjung Wadung Kecamatan Kabuh dan di Desa/Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, mengeluhkan soal raskin yang mereka terima tidak layak konsumsi. Selain berbau apek, beras yang mereka beli dengan harga Rp 1.600 per kilogram itu juga dikeluhkan lantaran berwana kuning kehitam-hitaman, remuk, serta berkutu. Bahkan, sejumlah warga juga melaporkan adanya ulat yang terdapat di dalam kemasan.

Namun demikian, sebagian besar warga enggan mengembalikan raskin tersebut kepada petugas di desa. Mereka yang pasrah mengaku tetap mengkomsumsi raskin tersebut dengan cara mencampurnya dengan beras bermutu yang mereka beli di pasaran. Sebagian warga lain mengaku raskin yang terlanjur mereka terima terpaksa digunakan untuk pakan ternak.

Di Desa Tanjung Wadung sendiri ada sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) pemerima manfaat dengan total raskin 7,5 ton. Sedangkan di Desa Bareng tercatat sekitar 800-an Kepala Keluarga (KK) dengan total raskin yang dibagikan setiap bulan sekitar 12,7 ton. (Tari/Jati)

Keterangan gambar: Kepala Bulog Sub Divre Surabaya Selatan, Norman Susilo.