ADAKITANEWS, Blitar – Perhelatan pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018 tinggal beberapa bulan lagi. Bahkan para pasangan calon sudah bergerak untuk mendapat simpati dari masyarakat. Namun demikian, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta untuk tetap netral dan menjaga wibawanya sebagai abdi negara.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, sejak awal tahapan Pilkada serentak 2018 pihaknya terus mengingatkan kepada para PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar untuk bersikap netral dalam Pilgub 2018. Selain itu para PNS juga dilarang tergabung menjadi tim sukses atau mempengaruhi orang lain untuk mendukung salah satu calon.

“Kita akan terus mengingatkan kepada para PNS agar tetap netral dalam Pilgub 2018 ini. Jangan sampai mereka tergabung dalam tim sukses atau bahkan mempengaruhi orang lain,” kata Bupati, Jumat (09/02).

Rijanto menegaskan, pihaknya sudah memperingatkan para PNS akan mendapat sanksi jika tidak bersikap netral dalam pelaksanaan Pilgub 2018. Ia pun menyebut, melalui Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta pihak lain Pemkab Blitar akan terus melakukan monitoring dan juga pengawasan kepada semua PNS di Kabupaten Blitar, untuk menghindari adanya PNS yang bersikap tidak netral dalam Pilgub 2018.

“Para PNS sama seperti warga masyarakat pemilih lainnya dalam menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing. Tapi mereka dilarang mempengaruhi orang lain,” imbuhnya.(fat/wit)

Keterangan gambar: Drs Rijanto MM, Bupati Blitar.(foto : fathan)