ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Sutojayan. Hal itu dilakukan karena di wilayah tersebut hampir setiap tahun terjadi bencana banjir.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan BBWS dan Pemprov Jawa Timur beberapa waktu lalu, bisa dipastikan normalisasi Sungai Kedut Unut dan Sungai Bogel akan dimulai pada 2018 atau tahun depan. Namun untuk kepastian pelaksanaannya, pihaknya mengaku belum mengetahui.

“Di Sutojayan sering terjadi banjir akibat Sungai Kedut Unut dan Bogel meluap. Jadi kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan kita pastikan tahun depan sungai itu akan dinormalisasi,” katanya, Rabu (27/12).

Menurut Bupati, normalisasi itu rencananya akan dilakukan dengan sistem multiyears. Hal itu dilakukan karena normalisasi kedua sungai itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Selain itu molornya normalisasi disebabkan karena belum dilakukan lelang atau tender untuk menentukan rekanan yang bersedia mengerjakan proyek normalisasi.

“Kita tahu anggaran untuk normalisasi tidak sedikit. Jadi ini perlu kita lakukan secara bertahap,” jelasnya.

Rijanto menambahkan, normalisasi Sungai Kedut Unut dan Sungai Bogel merupakan salah satu pembangunan yang bertujuan untuk pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Sutojayan yang sering melanda setiap tahun di musim hujan.

“Semoga dengan normalisasi kedua sungai ini nanti, kedepan sudah tidak terjadi banjir lagi,” harapnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Drs H Rijanto MM, Bupati Blitar.(foto : fathan)